Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 22 JULI 2026 • 14:56 WIB

TPA Burangkeng Perketat Pengawasan untuk Cegah Kebakaran di Musim Kemarau

TPA Burangkeng Perketat Pengawasan untuk Cegah Kebakaran di Musim KemarauTPA Burangkeng Perketat Pengawasan untuk Cegah Kebakaran di Musim Kemarau

JAWA BARAT - UPTD TPA Burangkeng meningkatkan langkah antisipasi kebakaran selama musim kemarau dengan memperkuat pengawasan di area tempat pembuangan akhir seluas sekitar 14 hektare yang berlokasi di Desa Burangkeng, Kecamatan Setu. Upaya tersebut dilakukan melalui patroli siang dan malam, penyediaan sarana pemadaman, serta penguatan langkah-langkah pencegahan.

Kepala UPTD TPA Burangkeng, Samsuro Mandiansyah, mengatakan peningkatan sistem pengawasan merupakan langkah preventif setelah sejumlah tempat pembuangan akhir di berbagai daerah mengalami insiden kebakaran.

"Kami sudah mendapat alarm dari beberapa TPA di Indonesia yang mengalami kebakaran, seperti di Tangerang dan Depok. Dari situ kami melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir potensi kebakaran di TPA Burangkeng," ujar Samsuro, Selasa (21/7/2026).

Menurutnya, patroli rutin dilaksanakan untuk memantau sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi munculnya percikan api. Selain itu, pihaknya juga mengintensifkan edukasi kepada seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan TPA agar turut berperan dalam menjaga keamanan lingkungan.

"Yang pertama kami lakukan adalah sosialisasi kepada para pemulung dan masyarakat sekitar. Kami juga memasang banner larangan merokok, larangan membakar sampah sembarangan, serta imbauan agar segera melapor apabila melihat adanya percikan api," katanya.

Baca juga: BPS RI Perkuat Sinergi Lintas Kementerian Demi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Samsuro menjelaskan, pengawasan dilakukan selama 24 jam melalui sistem kerja bergiliran. Pada siang hari, tujuh personel diterjunkan untuk melakukan patroli setiap satu jam sekali di titik-titik yang dianggap rawan. Jumlah personel yang sama juga disiagakan pada malam hari.

"Ada pergantian shift sehingga pemantauan berlangsung terus menerus. Petugas secara berkala berkeliling ke titik-titik yang berpotensi menimbulkan kebakaran," ungkapnya.

Sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, UPTD TPA Burangkeng telah menyiapkan dua unit truk tangki air dan dua pompa portabel. Koordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi juga terus dilakukan guna mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran.

"Dua mobil truk tangki sudah kami siapkan. Jadi ketika ada percikan api, kendaraan tersebut langsung bergerak menuju lokasi agar api bisa segera dikendalikan," jelas Samsuro.

Selain armada pemadam, ekskavator juga selalu disiagakan di lokasi sebagai bagian dari prosedur penanganan darurat. Alat berat tersebut digunakan untuk membuka akses menuju titik kebakaran sekaligus menutup sumber api menggunakan material timbunan agar api tidak meluas. "Langkah pertama ketika terjadi kebakaran adalah mengerahkan dua truk tangki air dan ekskavator yang sudah standby. Kami juga langsung berkoordinasi dengan Damkar sehingga penanganan bisa dilakukan secara cepat dan terukur," tuturnya.

Baca juga: DPRD Jabar Dukung Status Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla di 27 Kabupaten/Kota

Tidak hanya memperkuat pengawasan dan kesiapan personel, pengelola TPA juga terus melakukan penataan area pembuangan melalui penerapan sistem sanitary landfill serta pembangunan terasering. Penataan tersebut bertujuan menekan potensi munculnya titik panas yang dapat memicu kebakaran, khususnya pada musim kemarau.

"Kami menata zona-zona sampah dengan baik melalui sistem sanitary dan membuat terasering. Sampah yang masih lembap kami tempatkan di bagian atas sebagai salah satu upaya mengantisipasi kebakaran. Musim kemarau sekarang memang cukup ekstrem sehingga kewaspadaan harus terus ditingkatkan," kata Samsuro.

Ia turut mengajak masyarakat sekitar, para pemulung, serta seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan TPA Burangkeng untuk mematuhi seluruh aturan yang telah diterapkan demi menjaga keamanan lingkungan selama musim kemarau.

"Harapan kami kepada masyarakat sekitar, para pemulung, dan seluruh pihak yang beraktivitas di TPA agar selalu menaati peraturan yang telah kami sampaikan, khususnya yang berkaitan dengan pencegahan kebakaran. Dengan kerja sama semua pihak, kita dapat menjaga TPA Burangkeng tetap aman selama musim kemarau," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Bekasi

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

TPA Burangkeng Perketat Pengawasan untuk Cegah Kebakaran di Musim Kemarau

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!