Selasa, 21 JULI 2026 • 17:08 WIB

DP3AKB Jabar Ajak Media dan Kreator Konten Bangun Literasi Digital Berbasis Keluarga

Author

DP3AKB Jabar Ajak Media dan Kreator Konten Bangun Literasi Digital Berbasis Keluarga

JAWA BARAT - Peran media dalam membangun literasi digital dinilai semakin penting seiring meningkatnya aktivitas masyarakat di ruang digital. Selain menyampaikan informasi, media juga diharapkan berkontribusi dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui penyebaran konten yang edukatif dan bertanggung jawab.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jawa Barat, Ari Antari Ratna Dewi, mengatakan bahwa hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat saat ini berlangsung di ruang digital. Kondisi tersebut menempatkan media sebagai salah satu elemen strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan teknologi secara bijak.

"Sebagian besar aktivitas masyarakat kini berlangsung di ruang digital. Oleh karena itu, media tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk membangun literasi digital yang mampu memperkuat ketahanan keluarga di era saat ini," ujar Ari.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Penguatan Peran Media Peduli Keluarga yang digelar DP3AKB Jawa Barat di Rooftop Kantor DPRD Jawa Barat, Senin (20/7/2026).

DP3AKB Jabar Ajak Media dan Kreator Konten Bangun Literasi Digital Berbasis Keluarga

Kegiatan tersebut diikuti insan pers, jurnalis, dan kreator konten dari berbagai wilayah di Jawa Barat. Para peserta memperoleh penguatan kapasitas mengenai optimalisasi peran media sekaligus kontribusinya dalam mendukung pembangunan ketahanan keluarga di tengah perkembangan teknologi digital.

Dalam keynote speech, Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Siti Muntamah, menegaskan bahwa keluarga perlu memiliki kemampuan menjalankan fungsi pengasuhan secara optimal di tengah tantangan dunia digital yang semakin kompleks.

Menurutnya, penguatan institusi keluarga harus berjalan seiring dengan penguatan peran media dalam menciptakan ruang digital yang aman, sehat, serta ramah bagi anak.

"Melalui kegiatan ini diharapkan lahir komitmen dan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, media, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan keluarga yang berkualitas di Jawa Barat," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua KPID Provinsi Jawa Barat, Dr. Almadina Rakhmaniar, menilai keluarga merupakan garda terdepan dalam membangun ketahanan digital. Ia menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak menghadapi derasnya arus informasi di dunia digital.

Baca juga: Farhan: Judi Online Bukan Sekadar Persoalan Hukum, tetapi Juga Masalah Sosial

Pada kesempatan yang sama, Almadina juga memperkenalkan program storytelling yang secara konsisten dikembangkan KPID Jawa Barat sebagai sarana edukasi literasi digital bagi anak usia dini.

Peserta juga menerima materi dari Ketua Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPKB) Jawa Barat, Najip Hendra, yang mengajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi dalam menyampaikan edukasi mengenai pembangunan keluarga melalui berbagai platform komunikasi yang sesuai dengan perkembangan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, DP3AKB Jawa Barat berharap media, jurnalis, dan kreator konten dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyebarluaskan informasi yang edukatif, inspiratif, dan bermanfaat bagi masyarakat. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mendukung terwujudnya keluarga berkualitas sebagai fondasi pembangunan di Jawa Barat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Bandung

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU