JAWA BARAT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melakukan penanganan bencana tanah longsor yang terjadi di 10 titik pada lima kecamatan akibat hujan deras. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan warga sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengatakan sebagian material longsoran mulai dibersihkan secara gotong royong oleh warga bersama aparat setempat dan petugas BPBD.
Ia menjelaskan, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Ciamis pada Senin (11/5) malam memicu terjadinya longsor dan banjir di sejumlah daerah.
Wilayah yang terdampak antara lain Desa Sukamaju, kemudian Desa Sukasetia di Kecamatan Cihaurbeuti yang mengalami banjir dan longsor. Selain itu, longsor juga terjadi di Desa Margaharja dan Desa Bunter, Kecamatan Sukadana, Desa Budiasih di Kecamatan Sindangkasih, serta Desa Sukahurip, Kecamatan Cisaga. BPBD juga telah melakukan asesmen terhadap kejadian tanah longsor dan pergerakan tanah di Desa Kaso, Kecamatan Tambaksari.
Baca juga: 57 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang, BPBD Kabupaten Bandung Turun Tangan
Berdasarkan hasil kajian sementara, kondisi tanah yang labil serta keberadaan lahan basah di sekitar lokasi menjadi faktor yang meningkatkan potensi longsor. Curah hujan tinggi disebut terus mengikis lereng hingga memicu pergerakan tanah ke area yang lebih rendah.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga terdampak dan sebagian masyarakat harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
BPBD mencatat, di Kecamatan Sukadana terdapat 14 rumah terdampak di Desa Bunter dan satu rumah di Desa Margaharja. Sementara di Kecamatan Cihaurbeuti, empat rumah terdampak dan satu rumah lainnya berada dalam kondisi terancam.
Selain itu, satu rumah di Desa Kaso, Kecamatan Tambaksari mengalami kerusakan ringan. Dampak serupa juga dilaporkan terjadi di Desa Budiasih dan Desa Sukaraja, Kecamatan Sindangkasih, yang masing-masing mengenai satu rumah warga.
Baca juga: Wali Kota Cimahi Sebut Underpass Gatsu–Baros Solusi Atasi Perlintasan Sebidang
Sementara itu, material longsor yang sempat menutup akses jalan desa telah dibersihkan secara bertahap melalui kerja bakti warga sehingga mobilitas masyarakat kembali berjalan normal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara