JAWA BARAT - Jalur selatan di wilayah Bungbulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, kini telah kembali dapat dilalui kendaraan dari kedua arah setelah sebelumnya sempat ditutup akibat longsor yang menimbun badan jalan.
Kepala Seksi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adhi, menyampaikan bahwa arus lalu lintas di ruas Jalan Raya Bungbulang–Caringin sudah kembali normal. “Sudah kembali normal,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu.
Ia menjelaskan, longsor terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah selatan Garut sejak Rabu (22/4) malam. Material tanah yang menutup jalan membuat jalur tersebut tidak dapat dilintasi, sehingga kepolisian melakukan penutupan sementara dan mengalihkan arus ke jalur alternatif.
Untuk mempercepat penanganan, aparat kepolisian bersama instansi terkait mengerahkan alat berat guna membersihkan material longsoran. Proses tersebut sempat membuat jalur diberlakukan buka tutup sebelum akhirnya dinyatakan kembali lancar di kedua arah.
Meski telah normal, kawasan tersebut diketahui sebagai wilayah rawan longsor, terutama saat musim hujan. Oleh karena itu, pengendara diimbau tetap berhati-hati saat melintas.
Baca juga: Status Tanggap Darurat Berlaku, Pembersihan Pascabanjir di Garut Terus Berlanjut
“Pengendara diminta tetap waspada, mengingat potensi longsor susulan masih ada,” kata Susilo.
Sementara itu, Kepala Polsek Bungbulang, AKP Priyo Sumbodo, menyebutkan bahwa proses evakuasi melibatkan Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat yang menurunkan alat berat.
Ia menjelaskan, penanganan dilakukan dengan terlebih dahulu merapikan bagian tebing guna mencegah longsor lanjutan, kemudian dilanjutkan dengan pembersihan material yang menutup badan jalan.
“Tebing dipapas lebih dulu agar tidak kembali longsor, setelah itu baru dilakukan pembersihan material di badan jalan,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara