Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 25 JUNI 2026 • 14:10 WIB

Pemkab Sumedang Telusuri Dugaan Grup LGBT di Media Sosial yang Viral

Pemkab Sumedang Telusuri Dugaan Grup LGBT di Media Sosial yang ViralPemkab Sumedang Telusuri Dugaan Grup LGBT di Media Sosial yang Viral (Antara Foto)

JAWA BARAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Jawa Barat, tengah melakukan penelusuran terhadap informasi yang beredar mengenai keberadaan grup media sosial yang diduga memuat konten terkait komunitas LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender). Informasi tersebut belakangan menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan pemerintah daerah tidak akan mengambil kesimpulan secara terburu-buru dan akan terlebih dahulu memastikan kebenaran informasi yang beredar melalui koordinasi dengan pihak terkait.

Menurut Dony, Pemkab Sumedang telah menyiapkan langkah tindak lanjut dengan melibatkan sejumlah instansi, termasuk unit siber Polres Sumedang dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), guna melakukan verifikasi terhadap informasi tersebut.

“Pemerintah juga akan menindaklanjuti dan mengecek informasi yang beredar, termasuk berkoordinasi dengan siber Polres Sumedang dan Diskominfo,” ujar Dony di Sumedang, Rabu.

Baca juga: PT MBR Perkuat Investasi di Sumedang, Pemkab Siap Berikan Dukungan

Ia menegaskan, apabila hasil penelusuran menemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku, pemerintah daerah akan mengambil langkah sesuai aturan dan mekanisme yang telah ditetapkan.

Lebih lanjut, Dony menilai fenomena yang berkembang di ruang digital tersebut perlu menjadi perhatian bersama. Menurutnya, pengawasan harus dilakukan agar konten yang dinilai tidak sesuai dengan norma sosial tidak berkembang lebih luas dan berdampak pada kehidupan masyarakat, terutama kalangan generasi muda.

Selain itu, ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam membangun karakter masyarakat melalui pendidikan moral dan keagamaan sejak dini. Penguatan nilai-nilai akhlak, keimanan, dan ketakwaan dinilai menjadi fondasi utama dalam menjaga ketahanan sosial di tengah perkembangan teknologi informasi.

“Kita perlu memperkuat akhlak masyarakat, iman, dan takwa, yang dimulai dari keluarga sebagai fondasi utama,” katanya.

Dony menambahkan, pemerintah daerah terus mendorong penguatan program berbasis keluarga dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Upaya tersebut mencakup kerja sama dengan kepolisian, perangkat daerah terkait, akademisi, pelaku usaha, komunitas, media, hingga masyarakat luas dalam memperkuat pengawasan sosial.

Baca juga: Sumedang Dapat Kuota BPJS Ketenagakerjaan untuk 27 Ribu Pekerja Rentan

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi faktor penting untuk mencegah penyebaran konten yang dinilai menyimpang di ruang digital.

“Pengawasan juga harus diperketat dengan melibatkan kepolisian, dinas terkait, masyarakat, akademisi. Jangan sampai hal tersebut menyebar luas. Pendidikan moral dan keagamaan harus terus ditingkatkan,” ujar Dony.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemkab Sumedang Telusuri Dugaan Grup LGBT di Media Sosial yang Viral

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!