Sabtu, 28 MARET 2026 • 16:42 WIB

DLH Kabupaten Bekasi Siapkan Strategi Antisipasi Lonjakan Sampah Lebaran 2026

Author

DLH Kabupaten Bekasi Siapkan Strategi Antisipasi Lonjakan Sampah Lebaran 2026

JAWA BARAT - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk menghadapi potensi lonjakan volume sampah selama dan setelah ebaran 20L26. Upaya ini dilakukan agar layanan pengelolaan sampah tetap berjalan optimal di tengah peningkatan aktivitas masyarakat.

Humas DLH Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyusun skema khusus melalui bidang pengendalian dan pengelolaan persampahan, termasuk melibatkan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng.

Menurutnya, salah satu langkah yang diterapkan adalah membuka dua zona pembuangan, masing-masing di wilayah utara dan selatan. Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi antrean kendaraan pengangkut sampah yang biasanya meningkat selama periode mudik dan Lebaran.

Selain itu, DLH juga menggandeng pihak swasta dalam proses pengangkutan sampah. Sosialisasi kepada masyarakat terkait gerakan mudik tanpa sampah turut dilakukan, mengingat Kabupaten Bekasi menjadi jalur lintasan bagi lebih dari satu juta pemudik.

Baca juga: DPRD Bekasi Nilai Pembayaran THR 2026 di Perusahaan Berjalan Kondusif

Dedi menambahkan, kesiapan armada pengangkut telah dipastikan sejak jauh hari, mencakup perawatan kendaraan serta ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). Dengan demikian, operasional tetap dapat berjalan maksimal tanpa perlu penambahan unit kendaraan baru.

Untuk penanganan pasca Lebaran, DLH berencana bekerja sama dengan pihak swasta dalam pengelolaan sampah non-organik melalui metode penambangan (mining) di area TPA Burangkeng. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi volume sampah yang telah menumpuk.

Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk mulai memilah sampah dari rumah, khususnya antara sampah organik dan non-organik, sebagai langkah sederhana dalam menekan beban TPA.

Berdasarkan data DLH, terjadi peningkatan jumlah kendaraan pengangkut sampah yang masuk ke TPA Burangkeng selama periode Lebaran. Pada 25 Maret tercatat sekitar 100 kendaraan, meningkat menjadi 150 kendaraan pada 26 Maret, dan mencapai sekitar 370 kendaraan pada puncaknya.

Baca juga: Dedi Mulyadi Minta Maaf kepada Warga Jabar Usai Salat Idulfitri 2026

Meski demikian, kondisi tersebut masih dapat dikendalikan. DLH memastikan antrean kendaraan tetap terurai dengan penerapan dua zona pembuangan yang telah disiapkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Bekasi

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU