JAWA BARAT - Kematian satwa kembali terjadi di Bandung Zoo. Seekor anak harimau Benggala bernama Huru dilaporkan mati, menyusul kematian saudaranya yang terjadi beberapa waktu sebelumnya.
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat saat ini tengah melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kematian satwa dilindungi berusia sekitar delapan bulan tersebut.
Humas BBKSDA Jawa Barat, Eri Mildranaya, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan menyeluruh sebelum memberikan keterangan lebih lanjut.
“Benar,” ujar Eri di Bandung, Kamis.
Ia menjelaskan, proses pendalaman masih berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti kematian. Hasil lengkap akan disampaikan setelah seluruh tahapan pemeriksaan selesai dilakukan.
Menurutnya, tim dokter hewan telah melakukan nekropsi terhadap bangkai satwa sebagai bagian dari proses investigasi. Analisis hasil pemeriksaan tersebut kini masih dalam tahap penyelesaian.
Baca juga: Satu Anak Harimau Mati, Satu Masih Dirawat Intensif di Bandung Zoo
Sebelumnya, anak harimau Benggala lain bernama Hara juga dilaporkan mati di lokasi yang sama pada Selasa (24/3). Kedua satwa tersebut merupakan bagian dari koleksi Bandung Zoo yang lahir pada 12 Juli 2025.
Huru dan Hara merupakan anak dari induk jantan bernama Sahrulkan dan betina Jelita, yang termasuk dalam program pengembangbiakan satwa di kebun binatang tersebut.
BBKSDA Jawa Barat menyatakan akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi satwa lainnya serta melakukan evaluasi guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara