YMT Desak Pemkot Bandung Pastikan Pakan Satwa Bandung Zoo Selama Penutupan (Antara Foto)
JAWA BARAT - Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk menjamin ketersediaan pakan satwa di Bandung Zoo sepanjang masa penutupan kebun binatang tersebut.
Ketua YMT, John Sumampau, menegaskan kebutuhan pakan satwa harus tetap terpenuhi karena kesejahteraan hewan tidak boleh terganggu oleh kondisi operasional.
“Satwa tidak mengenal hari libur, maka kebutuhan pakannya wajib dijaga,” ujarnya di Bandung, Rabu.
John menjelaskan, permintaan tersebut sejalan dengan penetapan Pemkot Bandung sebagai pengelola sementara kebun binatang oleh pihak kejaksaan, menyusul polemik pengelolaan yang tengah berlangsung.
Menurutnya, manajemen penyediaan pakan harus dilakukan secara ketat agar sesuai dengan standar yang dibutuhkan. Ia menambahkan, dukungan pemerintah sangat dibutuhkan mengingat kebun binatang tidak memperoleh pemasukan selama penutupan, sementara kebutuhan pakan harian membutuhkan biaya yang cukup besar.
Baca juga: Gugat Pemkot hingga Kemenhut, Terdakwa Korupsi Bandung Zoo Tuntut Hak Kelola
“Satwa merupakan aset negara sekaligus bagian penting dari konservasi. Penutupan operasional jangan sampai berimbas pada keberlangsungan hidup mereka,” kata John.
Selain itu, YMT juga membuka peluang kerja sama dengan Pemkot Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, maupun pihak swasta dalam rangka menyiapkan cadangan pakan hingga kebun binatang kembali beroperasi.
Sebelumnya, John menyampaikan keyakinannya bahwa Pemkot Bandung mampu mencari solusi atas persoalan hukum yang membelit Bandung Zoo. Ia menegaskan bahwa kebun binatang tersebut saat ini berada dalam status quo, dengan pengelolaan sementara berada di tangan Pemkot Bandung sebagai langkah penyelesaian sengketa legalitas yayasan.
“Kami percaya Pemkot Bandung akan menjalankan upaya terbaik agar kesejahteraan satwa maupun para pekerja tidak terdampak,” jelasnya.
Meski begitu, John mengingatkan adanya pihak tertentu yang memanfaatkan situasi, termasuk tuntutan untuk segera membuka kembali kebun binatang yang digulirkan oleh kelompok pekerja. Ia menilai tuntutan tersebut perlu ditempatkan dalam konteks yang lebih luas.
Baca juga: YMT: Pendapatan Bandung Zoo Seharusnya Cukup untuk Biaya Perawatan Satwa
Lebih jauh, YMT berharap persoalan hukum dapat segera diselesaikan agar Bandung Zoo kembali beroperasi di bawah manajemen yang sah dan transparan.
“Kami mengimbau semua pihak tidak terprovokasi isu-isu yang dipelintir. Mari fokus pada penyelesaian masalah hukum agar kebun binatang bisa normal kembali, dan seluruh pekerja dapat bekerja dengan tenang di bawah manajemen yang legal,” tutup John.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA