Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 15 JULI 2026 • 14:13 WIB

Pemkab Indramayu Evaluasi Sistem Pengawasan Angkutan Setelah Kecelakaan Beruntun di Pantura

Pemkab Indramayu Evaluasi Sistem Pengawasan Angkutan Setelah Kecelakaan Beruntun di PanturaPemkab Indramayu Evaluasi Sistem Pengawasan Angkutan Setelah Kecelakaan Beruntun di Pantura

JAWA BARAT - Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menegaskan pemerintah daerah akan memperketat pengawasan terhadap kelaikan kendaraan angkutan barang maupun angkutan penumpang menyusul kecelakaan beruntun di Jalur Pantai Utara (Pantura) Indramayu, Jawa Barat, yang menewaskan 12 orang pada Minggu (12/7).

Menurut Lucky, melalui perangkat daerah terkait, pengawasan terhadap kondisi teknis kendaraan akan diperkuat sebagai langkah pencegahan agar insiden serupa tidak kembali terjadi.

Ia menilai peristiwa tragis di Jalur Pantura tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama bagi seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, penegakan aturan terhadap operasional angkutan barang dan angkutan penumpang dinilai perlu ditingkatkan demi menjamin keselamatan para pengguna jalan.

Baca juga: Ditlantas Polda Jabar Temukan 141 U-Turn Ilegal di Jalur Pantura Indramayu

Selain memperketat pengawasan, Pemerintah Kabupaten Indramayu juga mendorong agar regulasi yang mengatur tata cara operasional serta standar keselamatan angkutan penumpang diperjelas dan diterapkan secara konsisten.

Menurutnya, pelaksanaan aturan tersebut juga harus diawasi secara berkala sehingga penerapannya berjalan efektif dan mampu meningkatkan aspek keselamatan transportasi.

Lucky berharap berbagai langkah tersebut dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama di Jalur Pantura Indramayu yang setiap hari dilalui kendaraan dengan tingkat mobilitas yang tinggi.

Pada kesempatan yang sama, Lucky bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Indramayu turut mendatangi rumah duka beberapa korban di Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan santunan kepada keluarga korban.

Baca juga: Ditlantas Polda Jabar Kerahkan Tim TAA Selidiki Penyebab Kecelakaan Maut di Indramayu

Ia juga mengajak masyarakat mendoakan seluruh korban, seraya berharap tidak ada tambahan korban jiwa. Hingga saat ini, tercatat 12 orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut, sementara sejumlah korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Peristiwa ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar aspek keselamatan dalam penyelenggaraan transportasi semakin mendapat perhatian," ujar Lucky.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemkab Indramayu Evaluasi Sistem Pengawasan Angkutan Setelah Kecelakaan Beruntun di Pantura

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!