Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 14 JULI 2026 • 10:27 WIB

Korban Tewas Kecelakaan Beruntun di Pantura Indramayu Bertambah Jadi 12 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Beruntun di Pantura Indramayu Bertambah Jadi 12 OrangKorban Tewas Kecelakaan Beruntun di Pantura Indramayu Bertambah Jadi 12 Orang (Antara Foto)

JAWA BARAT - Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan di Jalur Pantai Utara (Pantura), tepatnya di wilayah Lohbener, , Jawa Barat, bertambah menjadi 12 orang.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu AKP Undang Syarif menjelaskan, pada saat kejadian awal tercatat tiga korban meninggal dunia di lokasi. Namun, setelah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit, sembilan korban lainnya dinyatakan meninggal dunia sehingga total korban tewas mencapai 12 orang.

"Pada awal kejadian terdapat tiga korban meninggal dunia di lokasi. Setelah menjalani perawatan medis, jumlah korban yang meninggal bertambah menjadi 12 orang," ujar Undang di Indramayu, Senin.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula ketika mobil bak terbuka Daihatsu Gran Max yang baru mengantar rombongan ke sebuah acara pernikahan dalam perjalanan pulang dan hendak berputar arah di lokasi kejadian.

Saat kendaraan melakukan manuver tersebut, Gran Max ditabrak dari belakang oleh sebuah truk Hino wing box. Benturan keras mengakibatkan mobil terdorong ke jalur berlawanan hingga kemudian bertabrakan dengan truk Hino losbak yang datang dari arah berlawanan.

"Setelah terdorong akibat benturan dari belakang, kendaraan masuk ke jalur berlawanan dan kembali mengalami tabrakan dengan truk yang melintas dari arah berlawanan," kata Undang.

Ia mengungkapkan, mobil bak terbuka tersebut mengangkut 17 penumpang beserta seorang pengemudi. Pengemudi Gran Max sempat mendapat penanganan medis, namun akhirnya meninggal dunia.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Pantura Indramayu Libatkan Tiga Kendaraan, Tiga Orang Tewas

"Di dalam kendaraan terdapat 17 penumpang dan satu orang sopir. Pengemudi Gran Max juga meninggal dunia setelah sempat dirawat," ujarnya.

Data kepolisian mencatat delapan korban meninggal dunia berada di RS Bhayangkara, sedangkan empat korban lainnya meninggal di RS Mitra Plumbon Widasari. Selain itu, enam korban luka hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Korban meninggal dunia masing-masing bernama Yunah, Mohamad Ikbal, Karsnih, Sawen, Sinta, Ayu, Sanerah, Idah, Riyantoni, Atsal Albara, Warkidi, dan Tamara. Sementara korban yang mengalami luka-luka yakni Bayu, Jessica, Wandi, Olivia, Komala, dan Sabah.

Sebelumnya, Satlantas Polres Indramayu melaporkan kecelakaan yang terjadi pada Minggu (12/7) siang itu menyebabkan tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian serta belasan korban lainnya mengalami luka-luka.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Indramayu Ipda Masnan menjelaskan, insiden tersebut melibatkan mobil pikap Daihatsu Gran Max, truk Hino wing box, dan truk Hino losbak.

Menurutnya, Gran Max yang dikemudikan Warkidi berhenti di lajur kanan saat melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon untuk melakukan putar balik. Pada saat bersamaan, kendaraan itu ditabrak dari belakang oleh truk Hino wing box hingga terdorong ke jalur berlawanan dan kemudian bertabrakan dengan truk Hino losbak yang datang dari arah berlawanan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Korban Tewas Kecelakaan Beruntun di Pantura Indramayu Bertambah Jadi 12 Orang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!