Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 09 JULI 2026 • 09:41 WIB

Pemkab Sumedang Perkuat Permodalan UMKM Lewat Kurda Berbunga 3 Persen

Pemkab Sumedang Perkuat Permodalan UMKM Lewat Kurda Berbunga 3 PersenPemkab Sumedang Perkuat Permodalan UMKM Lewat Kurda Berbunga 3 Persen (Antara Foto)

JAWA BARAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang terus memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) dengan bunga sebesar tiga persen per tahun. Program tersebut dihadirkan untuk memperluas akses pembiayaan sekaligus mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM di daerah.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, mengatakan Kurda merupakan salah satu instrumen pembiayaan yang disiapkan pemerintah daerah guna membantu pelaku usaha mengatasi keterbatasan modal sehingga dapat mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Menurutnya, persoalan permodalan tidak lagi seharusnya menjadi hambatan bagi UMKM karena pemerintah telah menyediakan sejumlah skema pembiayaan. Ia menilai perhatian pelaku usaha kini perlu difokuskan pada peningkatan mutu produk, perluasan pangsa pasar, serta penguatan inovasi agar mampu bersaing.

"Jangan lagi terkendala persoalan modal. Pemerintah sudah menyiapkan berbagai skema pembiayaan. Yang lebih penting adalah bagaimana meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, dan terus berinovasi agar mampu bersaing," kata Dony, Rabu.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat berdasarkan data Pemkab Sumedang terdapat sekitar 85.400 UMKM yang menjadi salah satu penyangga utama perekonomian daerah. Besarnya jumlah pelaku usaha tersebut membuat kebutuhan terhadap akses pembiayaan menjadi semakin signifikan.

Baca juga: Cegah Karhutla Meluas, BPBD Sumedang Perkuat Pemetaan dan Edukasi Masyarakat

Data dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sumedang Tahun 2026 juga menunjukkan bahwa total penyaluran kredit perbankan kepada sektor UMKM sepanjang 2024 mencapai sekitar Rp4,69 triliun. Angka tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan pembiayaan untuk mendukung aktivitas usaha masyarakat.

Selain menyediakan akses permodalan melalui Kurda, Pemkab Sumedang turut menjalankan berbagai program pendukung, mulai dari peningkatan kualitas produk, pelatihan keterampilan melalui Balai Latihan Kerja (BLK), hingga fasilitasi pemasaran melalui UMKM Center. Berbagai upaya tersebut ditujukan agar pelaku UMKM mampu berkembang dan meningkatkan skala usahanya.

Peningkatan kapasitas juga dilakukan melalui pelatihan manajerial usaha yang diikuti para koordinator Forum UMKM dari 26 kecamatan. Program ini dirancang untuk memperkuat kemampuan pelaku usaha dalam mengelola bisnis secara lebih profesional.

Dony menegaskan setiap pelatihan harus memberikan manfaat yang dapat diterapkan dalam pengelolaan usaha, bukan sekadar menjadi kegiatan rutin tanpa hasil yang nyata.

"Ilmu yang diperoleh harus dipraktikkan agar memberikan dampak nyata terhadap perkembangan usaha," ujarnya.

Melalui penguatan akses pembiayaan yang diiringi peningkatan kompetensi manajerial, Pemkab Sumedang berharap semakin banyak UMKM mampu naik kelas, membuka peluang kerja baru, serta memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemkab Sumedang Perkuat Permodalan UMKM Lewat Kurda Berbunga 3 Persen

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!