WBK Jadi Destinasi Favorit, Lebih dari 34 Ribu Wisatawan Berkunjung Saat Libur Sekolah
JAWA BARAT -
Penataan kawasan Wisata Bahari Kejawanan (WBK) yang dilakukan Pemerintah Kota Cirebon dinilai berdampak positif terhadap peningkatan jumlah wisatawan, khususnya selama masa libur sekolah tahun 2026.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, mengatakan WBK menjadi destinasi wisata dengan angka kunjungan tertinggi sepanjang periode libur sekolah.
Berdasarkan data sementara Disbudpar, sebanyak 34.053 wisatawan domestik tercatat mengunjungi WBK dalam rentang waktu 26 Juni hingga 5 Juli 2026.
"Data yang ada saat ini masih bersifat sementara. Liburan sekolah masih berlangsung, sehingga jumlah kunjungan kemungkinan akan terus meningkat," kata Agus di Cirebon, Senin.
Ia menjelaskan, jumlah kunjungan ke WBK tersebut menjadi penyumbang terbesar dari total 40.240 wisatawan domestik dan 23 wisatawan mancanegara yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Kota Cirebon pada periode yang sama.
Menurut Agus, peningkatan daya tarik WBK tidak terlepas dari penataan kawasan yang telah dilakukan sejak 2022. Berbagai pembenahan fasilitas membuat kawasan wisata tersebut menjadi lebih nyaman bagi para pengunjung.
Saat ini, WBK telah dilengkapi dengan berbagai sarana penunjang, seperti area bermain anak, tempat ibadah, fasilitas bilas, toilet, hingga kawasan berpasir yang lebih tertata.
"Tingginya minat masyarakat menunjukkan WBK masih menjadi salah satu tujuan wisata favorit keluarga di Kota Cirebon," ujarnya.
Selain WBK, Disbudpar juga mencatat Keraton Kacirebonan menerima kunjungan sebanyak 3.355 wisatawan domestik dan 11 wisatawan mancanegara selama periode 26 Juni hingga 5 Juli 2026.
Sementara itu, Keraton Kasepuhan dikunjungi 2.832 wisatawan domestik serta 12 wisatawan mancanegara pada kurun waktu yang sama.
Agus menambahkan, Disbudpar menempatkan petugas di sejumlah lokasi wisata selama masa libur sekolah guna memantau kondisi di lapangan serta memastikan keamanan dan kenyamanan para wisatawan.
"Petugas Disbudpar pun berada di lapangan untuk memantau kondisi di setiap destinasi wisata agar pengunjung dapat berwisata dengan aman dan nyaman," katanya.
Pengawasan tersebut akan terus dilakukan hingga berakhirnya masa libur sekolah. Agus juga memperkirakan jumlah wisatawan masih berpotensi meningkat mengingat liburan sekolah masih berlangsung sekitar satu pekan ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara