JAWA BARAT - Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan duka cita secara langsung kepada keluarga almarhum Affan Kurniawan saat bertakziah di rumah duka, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8) malam. Dalam kesempatan itu, Presiden juga memberikan sebuah rumah untuk keluarga, sesuai dengan cita-cita Affan semasa hidupnya bagi sang ibu, Herlina.
Presiden tiba di rumah duka yang berukuran sekitar 3x11 meter pada pukul 21.50 WIB. Selain menyampaikan belasungkawa, Kepala Negara juga mendengarkan langsung keluh kesah serta harapan keluarga yang ditinggalkan.
“Bapak datang langsung ke rumah almarhum, menyampaikan belasungkawa, sekaligus memberikan bantuan sesuai harapan keluarga, termasuk rumah,” ujar Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria, di depan rumah duka usai mendampingi Presiden.
Menurut Riza, memiliki rumah sendiri merupakan impian Affan untuk ibunya. Selama ini, keluarga mereka tinggal di rumah kontrakan sederhana. Semasa hidup, pemuda kelahiran 2004 itu bahkan sempat menabung untuk membeli sebidang tanah di Lampung dan membelikan motor bagi adiknya.
Baca juga: Aksi Tabur Bunga di Depan Foto Affan Kurniawan, Ratusan Ojol Kecam Copot Jabatan Kapolri
Affan sendiri putus sekolah di usia 14 tahun, lalu bekerja sebagai penjaga portal selama dua tahun. Belakangan ia beralih profesi menjadi pengemudi ojek daring hingga akhir hayatnya.
Terkait bantuan Presiden, Riza menjelaskan rumah yang diberikan berlokasi di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Bantuan tersebut disalurkan melalui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menegaskan bahwa pelaku yang menyebabkan tewasnya Affan akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.
Baca juga: Insiden Rantis Brimob Tabrak Ojol, Tujuh Anggota Ditetapkan Langgar Kode Etik
Turut mendampingi Presiden dalam takziah tersebut antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Affan Kurniawan meninggal dunia usai terlindas kendaraan taktis Barracuda milik Brimob Polri di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam. Ia sempat dilarikan ke RSCM, namun nyawanya tidak tertolong. Atas peristiwa ini, tujuh anggota kepolisian yang berada di dalam kendaraan tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini ditahan oleh Divisi Propam Polri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA