Jumat, 25 JULI 2025 • 21:57 WIB

Bupati Garut Tinjau Pengelolaan Bawang Merah di Brebes, Jajaki Replikasi Model Pertanian

Author

Bupati Garut Tinjau Pengelolaan Bawang Merah di Brebes, Jajaki Replikasi Model Pertanian ( Pemkab Garut )

JAWA BARAT - Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Garut, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Kamis (24/7/2025). Rombongan diterima secara resmi di kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Brebes.

Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah peninjauan langsung ke Badan Usaha Milik Petani (BUMP) di Desa Sidamulya, Kecamatan Wanasari. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari pengelolaan komoditas bawang merah, yang menjadi andalan sektor pertanian di wilayah Brebes.

Baca juga: Wakil Wali Kota Bandung Apresiasi Peran Aktif PWRI dalam Pembangunan dan Pemberdayaan Lansia

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Garut dalam mengembangkan potensi bawang merah di daerahnya. Dengan mempelajari langsung praktik pertanian di Brebes, Pemerintah Kabupaten Garut berharap dapat menyusun strategi penguatan budidaya bawang merah secara lebih terintegrasi.

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes, wilayah ini menjadi salah satu lumbung bawang merah nasional. Sekitar 60 persen kebutuhan bawang merah Provinsi Jawa Tengah dipasok dari Brebes. Sepanjang tahun 2024, Brebes mencatat luas tanam bawang merah mencapai 26.628 hektare dengan luas panen 26.964 hektare, menghasilkan total produksi sebesar 409.107 ton.

Bupati Garut Tinjau Pengelolaan Bawang Merah di Brebes, Jajaki Replikasi Model Pertanian ( Pemkab Garut )

Dalam kunjungannya, Bupati Syakur menyampaikan bahwa kunjungan ke BUMP di Desa Sidamulya menjadi momen penting untuk melihat proses pertanian dari hulu hingga hilir. "Kami ingin mempelajari bagaimana tata kelola yang dilakukan di sini, mulai dari perbenihan, penanaman, hingga pengolahan hasil panen. Harapannya, ini bisa menjadi model yang memberikan nilai tambah dan menjaga stabilitas harga bagi petani," ungkap Syakur.

Ia juga menambahkan bahwa sejumlah praktik pertanian yang berhasil diterapkan di Brebes akan menjadi bahan kajian untuk diterapkan di Garut, terutama guna menarik minat petani lokal dalam mengembangkan bawang merah sebagai komoditas unggulan. "Kami sudah rencanakan untuk mengirim beberapa petani muda yang tertarik mendalami komoditas ini. Uji coba akan kita lakukan secara bertahap agar hasilnya bisa terukur dan berdampak secara ekonomi," ujarnya.

Baca juga: Dinas Damkar Bandung Catat Ratusan Kasus Kebakaran, Didominasi Korsleting dan Kelalaian Saat Memasak

Sementara itu, Wakil Bupati Brebes, Wurja, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pemerintah Kabupaten Garut. Ia menyebut pertemuan ini sebagai bentuk kehormatan dan peluang menjalin sinergi antardaerah.

"Kami menyambut baik kunjungan ini. Semoga apa yang kami tunjukkan dapat menjadi bahan pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan karakter wilayah Garut. Sebaliknya, kami pun terbuka untuk belajar dari Garut yang tentu memiliki potensi dan inovasi tersendiri dalam bidang pertanian," jelas Wurja.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi semacam ini menjadi penting dalam membangun ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di berbagai daerah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Garut

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU