ORI Campak di Cirebon Sasar Lebih dari 12 Ribu Anak (Antara Foto)
JAWA BARAT - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terus mengintensifkan pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) sebagai upaya menekan penyebaran campak, khususnya di wilayah yang telah ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB).
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni, mengatakan program ORI mulai dilaksanakan sejak 4 Mei 2026 dengan sasaran anak usia 9 hingga 59 bulan.
Menurutnya, pelaksanaan ORI tidak hanya difokuskan pada wilayah yang ditemukan kasus campak, tetapi juga diperluas ke kecamatan sekitar sebagai langkah pencegahan agar penularan tidak semakin meluas.
Ia menjelaskan, terdapat empat kecamatan yang masuk kategori wilayah terdampak KLB campak. Selain itu, tiga kecamatan lain turut dilibatkan karena lokasinya berdekatan dengan daerah yang terpapar. “Pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara menyeluruh di tingkat kecamatan meskipun kasus campak hanya ditemukan pada satu desa tertentu,” ujar Eni di Cirebon, Kamis.
Baca juga: Dinkes Cirebon Gencarkan ORI untuk Tekan Kasus Campak 2026
Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat pengendalian penyebaran penyakit sekaligus mencegah munculnya kasus baru di wilayah lain di Kabupaten Cirebon.
Dinkes Kabupaten Cirebon mencatat total sasaran ORI campak mencapai 12.221 anak yang tersebar di tujuh kecamatan lokasi pelaksanaan program. Hingga 5 Mei 2026, capaian vaksinasi baru mencapai sekitar 700 anak atau sekitar 5,7 persen dari total target yang ditetapkan.
Meski demikian, pihaknya optimistis target ORI dapat tercapai seiring dukungan berbagai unsur pemerintah dan masyarakat dalam pelaksanaan program tersebut.
Eni menuturkan, pemerintah daerah melibatkan jajaran mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa untuk memastikan kegiatan vaksinasi berjalan optimal selama periode ORI berlangsung.
Baca juga: Kirab Budaya ke-6 di Bogor Hadirkan Mahkota Bersejarah Kerajaan Pajajaran
Selain vaksinasi, petugas kesehatan juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya imunisasi campak guna melindungi anak dari risiko penularan penyakit.
Melalui program tersebut, Dinkes berharap terbentuknya kekebalan kelompok sehingga penyebaran campak di Kabupaten Cirebon dapat ditekan. “Kami berharap seluruh anak sasaran ORI berada dalam kondisi sehat sehingga proses vaksinasi dapat berjalan lancar,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara