Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 15 APRIL 2026 • 20:24 WIB

DPRD Jabar Dukung Penataan Halaman Gedung Sate, Dinilai Kembalikan Identitas Daerah

DPRD Jabar Dukung Penataan Halaman Gedung Sate, Dinilai Kembalikan Identitas DaerahDPRD Jabar Dukung Penataan Halaman Gedung Sate, Dinilai Kembalikan Identitas Daerah (Antara Foto)

JAWA BARAT - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, menyatakan dukungannya terhadap rencana penataan halaman Gedung Sate. Menurutnya, langkah tersebut tidak semata memperindah kawasan, melainkan bagian dari upaya menghidupkan kembali identitas Jawa Barat melalui simbol kedekatan antara pemimpin dan masyarakat.

Ono menilai konsep yang diusung Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengarah pada pemulihan fungsi historis kantor gubernur yang menyatu dengan ruang publik seperti alun-alun, sebagaimana filosofi tata kota tradisional Sunda. Ia menyebut, keterpaduan antara pusat pemerintahan dan ruang terbuka memiliki makna penting dalam membangun hubungan yang lebih terbuka antara pemerintah dan warga.

“Simbolnya adalah pertemuan antara rakyat dan pemimpinnya di satu ruang yang sama,” ujarnya usai menghadiri Musrenbang di Gedung Pakuan, Bandung, Rabu.

Terkait pembiayaan, Ono memastikan pihak legislatif akan melakukan kajian secara menyeluruh terhadap urgensi program tersebut. Meski demikian, ia optimistis alokasi anggaran tidak akan mengganggu kebutuhan prioritas yang berkaitan langsung dengan masyarakat.

Baca juga: Disarpus Bandung Gelar Bedah Buku “Mengenal Bandung Lebih Dekat” di Jabar Book Fair 2026

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sebelumnya mengungkapkan rencananya untuk memindahkan pelaksanaan upacara kenegaraan ke halaman depan Gedung Sate. Langkah ini dimaksudkan untuk memperkuat citra kewibawaan pusat pemerintahan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, proses penataan mulai berjalan dengan pembongkaran sejumlah elemen taman di kawasan depan gedung. Area tersebut akan disiapkan sebagai lapangan upacara baru.

Mengacu pada data Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, proyek ini dijadwalkan berlangsung mulai 8 April hingga 6 Agustus 2026. Penataan mencakup perbaikan pedestrian serta pengembangan ruang terbuka publik yang mencerminkan identitas budaya daerah.

Revitalisasi juga akan mengintegrasikan kawasan di sekitar Gedung Sate, termasuk koridor Jalan Diponegoro hingga Lapangan Gasibu, menjadi satu sumbu utama dengan luas sekitar 14.642 meter persegi.

Baca juga: Dinkes Bandung Dorong Warga Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis untuk Deteksi Dini

Dengan nilai anggaran sekitar Rp15 miliar yang telah melalui proses tender pada Maret 2026, proyek ini diharapkan dapat menguatkan posisi Gedung Sate sebagai pusat representatif Jawa Barat yang selama ini dinilai kurang menonjol di tengah perkembangan kawasan sekitarnya.

Meski demikian, rencana penataan ini masih menyisakan sejumlah pertanyaan, khususnya terkait dampaknya terhadap fasilitas publik di Lapangan Gasibu, seperti jalur jogging, taman, toilet, hingga perpustakaan yang selama ini dimanfaatkan masyarakat. Keberlanjutan fasilitas tersebut masih menunggu kejelasan seiring berjalannya proses revitalisasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

DPRD Jabar Dukung Penataan Halaman Gedung Sate, Dinilai Kembalikan Identitas Daerah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!