Selasa, 30 JUNI 2026 • 14:20 WIB

Kota Bogor Juarai LDI Jawa Barat 2026, Tiga Debater Terbaik Siap Wakili ke Tingkat Nasional

Author

Kota Bogor Juarai LDI Jawa Barat 2026, Tiga Debater Terbaik Siap Wakili ke Tingkat Nasional

JAWA BARAT - Tim debat asal Kota Bogor sukses menorehkan prestasi pada ajang Lomba Debat Indonesia (LDI) Tingkat Provinsi Jawa Barat 2026 setelah dinobatkan sebagai juara pertama dalam kompetisi yang digelar di SMAN 1 Lembang pada 27–28 Juni 2026. Hasil tersebut sekaligus menjadi langkah awal bagi Jawa Barat dalam menyiapkan delegasi menuju National Schools Debating Championship (NSDC) 2026.

Keberhasilan Kota Bogor diraih melalui penampilan Samuel Nathan Andriawan, Christiano Immanuel Uniwaly, dan Gracio Bintang Wijaya yang mampu menyelesaikan seluruh tahapan perlombaan hingga keluar sebagai peraih gelar juara.

Pada klasemen akhir, Kota Depok menempati posisi kedua. Sementara itu, Kota Cirebon berada di peringkat ketiga, disusul Kabupaten Sukabumi di posisi keempat.

Selain mengumumkan para juara, panitia juga menetapkan daftar 10 Best Speakers sebagai bentuk apresiasi terhadap kemampuan individu para peserta. Dari daftar tersebut, tiga pembicara dengan nilai tertinggi akan mewakili Jawa Barat pada National Schools Debating Championship 2026.

Gracio Bintang Wijaya menjadi peraih predikat Best Speaker dengan nilai rata-rata 71,70. Posisi berikutnya ditempati Samuel Nathan Andriawan yang memperoleh nilai rata-rata 70,70, sedangkan Christiano Immanuel Uniwaly berada di urutan ketiga dengan nilai 70,60.

Baca juga: Pemkab Bogor Gelar Gebyar UMKM HJB ke-544, Perkuat Promosi dan Daya Saing Produk Lokal

Ketua Dewan Juri LDI Jawa Barat 2026, Regina Stephanie Wuisana, menilai kualitas persaingan tahun ini menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

"It has been three years since I started to judge LDI Provinsi Jawa Barat, and I'm proud to say that this year has been the most competitive year I've ever judged," ungkapnya.

Regina menuturkan, kemampuan berpikir kritis, penguasaan literasi, serta kedisiplinan dalam berlatih menjadi fondasi utama bagi seorang debater untuk berkembang. Menurutnya, keberanian menghadapi kekalahan juga menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran.

"Karakter debater yang paling penting adalah tidak takut untuk kalah. Justru dari situ kita belajar, mengevaluasi diri, dan berkembang menjadi lebih baik," katanya.

Baca juga: Peringati Harganas ke-33, Pemkab Bogor Tegaskan Keluarga Fondasi Indonesia Emas 2045

Apresiasi juga disampaikan Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas Dinas Pendidikan Jawa Barat, Ai Nurhasan. Ia berharap pencapaian para peserta tidak berhenti sebagai prestasi kompetisi semata, melainkan mampu memotivasi lebih banyak pelajar untuk berani mengembangkan potensi diri melalui kegiatan positif.

"Hal-hal positif seperti ini perlu dipublikasikan untuk memicu anak-anak didik kita melakukan hal yang sama. Kebaikan itu harus dibesarkan dan disebarluaskan," ujar Ai Nurhasan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Jabarprov.go.id

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU