JAWA BARAT - Kepolisian Resor (Polres) Garut mencatat telah memfasilitasi penyerapan hasil panen jagung sebanyak 326,259 ton sepanjang periode Januari hingga Juni 2026. Capaian tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan di Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Kepala Seksi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adhi, menyampaikan bahwa jumlah tersebut merupakan akumulasi hasil panen jagung yang berhasil diserap hingga pertengahan tahun ini.
"Selama Januari hingga Juni 2026, hasil jagung di Garut yang telah terserap mencapai 326,259 ton," ujarnya di Garut, Sabtu.
Ia menjelaskan, Polres Garut menargetkan produksi jagung dari lahan binaan pada tahun 2026 dapat mencapai 2.500 ton. Target tersebut ditopang oleh luas lahan tanam yang telah mencapai 1.714,78 hektare.
Menurutnya, realisasi produksi dari petani binaan saat ini telah mencapai sekitar 13 persen dari target yang ditetapkan. Meski demikian, pihaknya optimistis capaian produksi hingga akhir tahun dapat memenuhi sasaran yang telah ditentukan.
"Target Polres Garut sebesar 2.500 ton dari total lahan seluas 1.714,78 hektare," kata Susilo.
Untuk mendukung program swasembada pangan, seluruh jajaran kepolisian di tingkat polsek disebut telah diterjunkan ke lapangan guna mendampingi petani dalam proses penanaman jagung.
Hasil panen para petani tersebut selanjutnya disalurkan langsung kepada Perum Bulog dengan harga pembelian sebesar Rp6.300 per kilogram.
"Ini merupakan langkah konkret kepolisian dalam mengawal penyerapan hasil panen jagung ke Bulog," ujarnya.
Susilo menyebutkan, sejumlah wilayah di Kabupaten Garut menjadi daerah yang aktif menyalurkan hasil panen jagung. Di antaranya berasal dari wilayah utara seperti Kecamatan Sukawening, serta beberapa kecamatan lainnya.
Selain itu, kawasan selatan Garut juga turut memberikan kontribusi melalui penyaluran hasil panen dari Kecamatan Caringin dan daerah sekitarnya sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
"Polres Garut terus mendukung penuh program ketahanan pangan nasional sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat guna mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara