Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 12 JUNI 2026 • 13:32 WIB

Jawa Barat Perluas Pasar Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao melalui Wiitex 2026

Jawa Barat Perluas Pasar Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao melalui Wiitex 2026Jawa Barat Perluas Pasar Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao melalui Wiitex 2026 (Antara Foto)

JAWA BARAT - Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah mendorong perluasan pasar ekspor bagi sejumlah komoditas perkebunan unggulan, yakni kopi, teh, dan kakao, ke berbagai negara tujuan. Upaya tersebut diarahkan untuk membuka peluang perdagangan dengan pembeli internasional dari 11 negara.

Peluang itu diharapkan dapat terealisasi melalui penyelenggaraan West Java International Industry and Trade Expo (Wiitex) 2026 yang berlangsung pada 12–14 Juni 2026 di Summarecon Bandung. Kegiatan tersebut turut menghadirkan agenda business matching yang mempertemukan pelaku usaha lokal dengan calon pembeli dari luar negeri. Sejumlah buyer internasional telah mengonfirmasi kehadirannya secara langsung, termasuk Duta Besar Pakistan untuk Indonesia.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat, Nining Yuliastiani, menyebut business matching menjadi bagian penting dalam mendorong tercapainya kesepakatan dagang.

"Ini kesempatan yang luar biasa. Business matching ini benar-benar menjadi perhatian utama kita karena menjadi motor terjadinya kesepakatan dagang (deal). Kami mencatat ada 42 buyer dari 11 negara yang siap hadir," ujar Nining di Bandung, Kamis.

Baca juga: Libur Sekolah 2026, KCIC Ingatkan Bahaya Bermain Layang-Layang Dekat Jalur Whoosh

Ia menjelaskan, pembeli yang telah terkonfirmasi berasal dari sejumlah negara, di antaranya Malaysia, Thailand, Filipina, Arab Saudi, dan Amerika Serikat. Selain itu, buyer dari Jerman juga dipastikan mengikuti rangkaian kegiatan secara daring karena adanya perbedaan zona waktu.

Untuk meningkatkan kesiapan pelaku usaha daerah dalam menjajaki pasar internasional, Pemprov Jawa Barat telah menggelar pelatihan intensif atau bootcamp sebanyak dua kali bagi 72 pelaku usaha lokal yang telah melalui proses kurasi. Pembekalan tersebut ditujukan agar para peserta mampu menyampaikan presentasi bisnis secara efektif di hadapan calon importir global.

Dalam pelaksanaan Wiitex 2026, juga dijadwalkan pelepasan ekspor dua kontainer kopi dengan tujuan Mesir. Selain itu, sejumlah pelaku usaha lokal akan melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) sebagai bagian dari tindak lanjut kerja sama dagang.

Baca juga: SPMB 2026 Jadi Sorotan, Dedi Mulyadi Minta Masyarakat Aktif Melapor Jika Ada Pelanggaran

Sementara itu, Ketua Tim Perkebunan pada Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kementerian Perdagangan RI, Irman Adi Purwanto Moefthi, menilai langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memperluas akses pasar internasional merupakan strategi yang sejalan dengan persiapan Trade Expo Indonesia (TEI) nasional yang akan digelar pada Oktober 2026.

"Kehadiran buyer-buyer dari luar negeri ini diusung baik oleh perwakilan perdagangan kita di 33 negara ditambah perwakilan RI melalui Duta Besar maupun Konsul Jenderal. Kami harapkan diversifikasi pasar membuat ketergantungan produk kita ke satu atau dua negara menjadi semakin berkurang," tutur Irman.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Jawa Barat Perluas Pasar Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao melalui Wiitex 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!