Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 27 MEI 2026 • 11:00 WIB

Pemkab Cianjur Perkuat Pengelolaan Sampah Lewat Bantuan Mesin Briket dari Jabar

Pemkab Cianjur Perkuat Pengelolaan Sampah Lewat Bantuan Mesin Briket dari JabarPemkab Cianjur Perkuat Pengelolaan Sampah Lewat Bantuan Mesin Briket dari Jabar (Antara Foto)

JAWA BARAT - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menerima bantuan alat pengolah sampah menjadi briket berkapasitas lima ton per hari dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Bantuan serupa juga disalurkan ke sejumlah kabupaten dan kota lain di wilayah tersebut sebagai upaya penguatan pengelolaan sampah terpadu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, Komarudin, mengatakan alat tersebut untuk sementara akan ditempatkan di Kelurahan Sayang. Wilayah itu dipilih karena menjadi salah satu kawasan dengan volume sampah harian yang cukup tinggi.

Pengelolaan sampah menjadi briket nantinya melibatkan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), bank sampah, serta tempat pengolahan sampah yang selama ini menjalankan konsep reduce, reuse, recycle (3R).

“Pada tahap awal alat akan ditempatkan di Kelurahan Sayang karena produksi sampah hariannya cukup besar. Ke depan, bantuan serupa juga akan diarahkan ke wilayah lain dengan tonase sampah tinggi,” ujar Komarudin.

DLH Kabupaten Cianjur juga akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat terkait pemasaran hasil briket apabila kapasitas produksinya meningkat. Produk tersebut direncanakan dapat memenuhi kebutuhan sejumlah perusahaan yang masih menggunakan batu bara sebagai sumber energi.

Baca juga: Polresta Cirebon Pastikan Isu “Teror Pocong Begal” di Media Sosial Hoaks

Selain itu, Pemkab Cianjur juga bersiap mendukung program Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2029. Dalam program tersebut, Cianjur diproyeksikan memasok sekitar 350 ton sampah per hari untuk diolah menjadi energi listrik terbarukan.

Sembari menunggu realisasi program PSEL, Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus menyalurkan bantuan alat pengolah sampah menjadi briket ke berbagai daerah. Bahkan, pada tahun depan direncanakan pengadaan sekitar 50 unit alat serupa.

Komarudin berharap Kabupaten Cianjur kembali mendapatkan tambahan alat pengolah sampah sehingga pengelolaan sampah dapat diperluas ke sejumlah wilayah dengan produksi sampah tinggi, seperti Ciranjang dan Cipanas.

Baca juga: Dedi Mulyadi Larang Praktik Titip-Menitip di SPMB Sekolah Maung 2026

Di sisi lain, DLH Cianjur juga terus mendorong masyarakat melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah, terutama antara sampah organik dan sampah plastik yang memiliki nilai ekonomi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Mekarsari di Kecamatan Cikalongkulon.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemkab Cianjur Perkuat Pengelolaan Sampah Lewat Bantuan Mesin Briket dari Jabar

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!