JAWA BARAT - Menyambut peningkatan kunjungan wisatawan, petugas gabungan di Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melakukan pembersihan sampah di kawasan Pantai Apra. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kenyamanan pengunjung sekaligus mendukung sektor pariwisata menjelang musim liburan.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Apra, Dodo, mengatakan kondisi pantai sempat dipenuhi sampah yang terbawa arus banjir dari sungai yang bermuara di kawasan tersebut. Berbagai jenis sampah, mulai dari plastik hingga kayu gelondongan, sebelumnya menumpuk di sepanjang garis pantai dan mengganggu keindahan kawasan wisata.
Meski demikian, kunjungan wisatawan tetap tercatat meningkat selama libur panjang Hari Raya Iduladha, dengan mayoritas pengunjung berasal dari wilayah sekitar.
"Kondisi pantai sempat terlihat kurang bersih akibat banyaknya sampah yang terbawa banjir. Karena itu, kami bersama unsur TNI, Polri, pemerintah desa dan kecamatan, relawan, serta masyarakat setempat bergotong royong melakukan pembersihan," ujar Dodo saat dihubungi di Cianjur, Jumat.
Menurut dia, upaya tersebut dilakukan untuk menjaga daya tarik Pantai Apra, terutama menjelang libur sekolah yang akan berlangsung dalam beberapa pekan mendatang. Tingginya jumlah wisatawan diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas wisata.
Baca juga: Ribuan Siswa SMP di Cianjur Sudah Bisa Cek Hasil TKA 2026 Secara Mandiri
Sebelumnya, keberadaan sampah di area pantai sempat menjadi keluhan sejumlah pengunjung saat libur panjang akhir pekan. Kondisi itu membuat wisatawan tidak leluasa menikmati aktivitas di tepi pantai. Namun saat ini, kawasan Pantai Apra telah kembali bersih dan lebih nyaman untuk dikunjungi.
Dodo menambahkan, pihaknya menargetkan seluruh pantai di wilayah Kecamatan Sindangbarang terbebas dari sampah dalam beberapa hari ke depan. Dengan demikian, wisatawan dapat menikmati suasana pantai dengan lebih nyaman dan aman.
Meski begitu, pengunjung tetap diimbau untuk tidak berenang terlalu dekat dengan bibir pantai. Pasalnya, kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di kawasan pantai selatan Cianjur yang dapat memicu gelombang tinggi secara tiba-tiba.
"Kami terus mengingatkan wisatawan agar tidak berenang di area berisiko. Saat jumlah pengunjung meningkat, petugas juga rutin melakukan patroli untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.
Baca juga: Libur Nasional Dongkrak Pariwisata Jabar, Pergerakan Wisatawan Lampaui 543 Ribu Orang
Selain melakukan pembersihan kawasan, pengelola juga menambah sejumlah fasilitas penunjang guna meningkatkan pengalaman wisatawan. Beberapa di antaranya berupa area berkemah di kawasan hutan cemara serta wahana perahu yang tersedia di Muara Cisadea.
Sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan keselamatan, pengelola turut memasang tambahan papan informasi yang mengingatkan pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan serta mematuhi larangan berenang saat kondisi cuaca tidak mendukung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara