Senin, 27 APRIL 2026 • 14:28 WIB

Hingga April 2026, Bulog Cirebon Serap 159.047 Ton Gabah dari Petani

Author

Hingga April 2026, Bulog Cirebon Serap 159.047 Ton Gabah dari Petani (Antara Foto)

JAWA BARAT - Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon, Jawa Barat, mencatat telah menyerap sekitar 159.047 ton gabah dari hasil panen petani di wilayah Cirebon, Majalengka, dan Kuningan (Cimajakuning) hingga 25 April 2026. Capaian ini dinilai mencerminkan optimalnya upaya penyerapan hasil panen guna memperkuat cadangan pangan.

Pemimpin Cabang Bulog Cirebon, Imam Mahdi, menyampaikan bahwa pihaknya secara aktif melakukan pembelian gabah langsung dari petani dengan harga Rp6.500 per kilogram sesuai ketentuan pemerintah.

Gabah yang telah diserap tersebut selanjutnya diolah menjadi beras untuk mendukung berbagai program pemerintah, seperti Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bantuan pangan, serta penanganan kondisi darurat.

Baca juga: Program Desa Siapsiaga, BNPT Dorong Budidaya Lele untuk Dukung MBG di Cirebon

Ia menjelaskan, tingginya volume serapan berdampak pada kapasitas gudang yang hampir penuh. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Bulog menyewa sejumlah gudang tambahan di beberapa lokasi.

Di sisi lain, serapan gabah yang tinggi turut menjaga ketersediaan stok beras di wilayah Cimajakuning yang saat ini mencapai 158.703 ton dan berada dalam kondisi aman. Stok tersebut telah didistribusikan secara merata di wilayah kerja Bulog, meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Majalengka, hingga Kuningan.

Secara nasional, stok beras yang dikelola Bulog disebut mencapai 5 juta ton, yang menjadi salah satu capaian tertinggi dalam beberapa waktu terakhir.

Baca juga: Dinkes Cirebon Gencarkan ORI untuk Tekan Kasus Campak 2026

Imam menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan beras, khususnya di wilayah Cirebon, karena stok dalam kondisi mencukupi dan siap disalurkan sesuai kebijakan pemerintah.

Menurutnya, capaian ini merupakan hasil sinergi antara petani, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan dalam menjaga ketahanan pangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU