Senin, 06 APRIL 2026 • 14:46 WIB

Barang Penumpang yang Ketinggalan di Kereta Dikembalikan, Total Mencapai Rp106 Juta

Author

Petugas saat mengembalikan barang milik penumpang di Stasiun Cirebon, Jawa Barat, Senin (6/4/2026). (Dok. KAI Cirebon)

JABAR - Selama periode angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon berhasil mengamankan dan mengembalikan barang milik penumpang yang tertinggal dengan nilai taksiran menyentuh angka Rp106,56 juta.

Muhibbuddin, Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, mengungkapkan bahwa sejak 11 Maret hingga 1 April 2026, tercatat ada 89 laporan penemuan barang, baik di dalam gerbong kereta maupun di lingkungan stasiun.

“Seluruh penemuan barang tertinggal selama masa angkutan Lebaran 2026 telah dikembalikan kepada pemiliknya,” katanya, Senin (6/4/2026).

Baca juga: Wisatawan Padati Bumi Priangan, Okupansi Kereta Daop 2 Bandung Tembus 72 Persen

Dijelaskan, barang-barang yang berhasil diselamatkan sangat beragam, mulai dari perangkat elektronik seperti laptop, tablet, dan konsol gim, hingga perlengkapan pribadi seperti koper, dompet, dan berkas-berkas krusial. 

Tak hanya itu, lanjut Muhibbudin, petugas juga menemukan benda bernilai tinggi lainnya, di antaranya ponsel pintar, smartwatch, uang tunai, hingga perhiasan emas.

Keberadaan fasilitas lost and found ini merupakan wujud dedikasi KAI dalam menghadirkan pelayanan prima bagi para pelanggannya.

“Pelayanan tidak hanya mengantarkan penumpang dengan selamat, tetapi juga membantu pengembalian barang yang tertinggal,” ujarnya.

Baca juga: Kolaborasi Jabar–PT KAI Wujudkan Kereta Wisata dan Kereta Cepat Regional

Lanjut dia, bagi pengguna jasa yang merasa kehilangan barang, Muhibbuddin menyarankan untuk segera melapor kepada kondektur yang bertugas di kereta atau menghubungi personel Polsuska di area stasiun.

“Laporan juga dapat disampaikan melalui Contact Center KAI 121 guna mempercepat proses penanganan,” katanya.

Ia juga menjelaskan, begitu aduan masuk, tim KAI akan segera melakukan penelusuran dan menginformasikan progresnya kepada pemilik barang. Jika ada barang temuan yang belum diambil, pihak stasiun akan menyiarkannya melalui pengeras suara dan menyimpannya sementara di pos pengamanan.

Setiap barang temuan tersebut kemudian didokumentasikan ke dalam sistem basis data lost and found yang terintegrasi secara online di berbagai stasiun.

“Kami mengimbau penumpang untuk memastikan barang bawaan tidak tertinggal sebelum turun dari kereta,” ucap dia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU