Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 17 JANUARI 2026 • 13:46 WIB

Wisatawan Padati Bumi Priangan, Okupansi Kereta Daop 2 Bandung Tembus 72 Persen

Wisatawan Padati Bumi Priangan, Okupansi Kereta Daop 2 Bandung Tembus 72 PersenWisatawan Padati Bumi Priangan, Okupansi Kereta Daop 2 Bandung Tembus 72 Persen

JAWA BARAT - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat tingkat keterisian tempat duduk mencapai 72,4 persen selama periode libur Isra Mikraj 1447 Hijriah. Capaian ini menunjukkan kawasan Bumi Priangan masih menjadi tujuan favorit masyarakat, termasuk untuk kegiatan wisata.

Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, di Bandung, Sabtu, menyampaikan bahwa tingginya okupansi terlihat dari arus pergerakan penumpang yang cukup signifikan, terutama pada akhir pekan. Hingga Jumat (16/1), penjualan tiket tercatat sebanyak 48.829 lembar dari total kapasitas 67.410 tempat duduk. Angka tersebut diperkirakan masih akan bertambah seiring dengan pembelian tiket secara langsung atau go show.

Berdasarkan data kumulatif periode 15–16 Januari 2026, jumlah penumpang yang tiba di wilayah Daop 2 Bandung mencapai 29.680 orang, sedikit lebih tinggi dibandingkan jumlah penumpang yang berangkat, yakni 29.020 orang.

Baca juga: Polres Kuningan Tetapkan Lima Tersangka Dugaan Pembalakan Liar di TNGC

“Kami terus memastikan kesiapan sarana dan prasarana, optimalisasi layanan petugas baik di stasiun maupun di atas kereta, serta pengaturan perjalanan agar seluruh pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. Kami juga mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi selama libur Isra Mikraj ini,” ujar Kuswardojo.

Pada Jumat (16/1), tercatat sebanyak 14.967 penumpang tiba di seluruh stasiun wilayah Daop 2 Bandung, sementara penumpang yang berangkat berjumlah 14.030 orang. Stasiun Bandung menjadi stasiun terpadat dengan melayani 5.185 penumpang datang dan 4.737 penumpang berangkat. Kepadatan berikutnya terjadi di Stasiun Kiaracondong dengan 3.226 penumpang berangkat dan 2.742 penumpang tiba.

Selain dua stasiun utama tersebut, arus penumpang juga terpantau cukup tinggi di stasiun-stasiun penyangga. Stasiun Cianjur, misalnya, melayani 972 penumpang berangkat dan 1.077 penumpang datang. Aktivitas serupa juga tercatat di Stasiun Tasikmalaya dan Stasiun Cipatat dengan jumlah penumpang mencapai ratusan hingga lebih dari seribu orang.

Di tengah tingginya permintaan perjalanan, KAI Daop 2 Bandung turut menyediakan alternatif perjalanan hemat melalui program diskon tarif sebesar 10 persen untuk Kereta Api Pasundan relasi Kiaracondong–Surabaya Gubeng pulang-pergi (PP).

Baca juga: Tanggul Sungai Kalimalang Jebol, Ratusan KK di Telukjambe Barat Terdampak Banjir

Program potongan harga tersebut berlaku untuk keberangkatan mulai 11 Januari hingga 10 Maret 2026 dan dapat diakses melalui seluruh kanal penjualan resmi KAI. Tiket dengan tarif diskon tetap dapat dibatalkan atau dijadwal ulang sesuai ketentuan yang berlaku, namun tidak dapat digabungkan dengan program reduksi tarif lainnya.

KAI Daop 2 Bandung juga mengingatkan pelanggan agar memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun dengan cermat, mengingat meningkatnya kepadatan lalu lintas jalan raya menuju stasiun-stasiun utama di Bandung selama masa libur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Wisatawan Padati Bumi Priangan, Okupansi Kereta Daop 2 Bandung Tembus 72 Persen

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!