JAWA BARAT - Pemerintah Kota Cirebon mempercepat perbaikan infrastruktur yang terdampak cuaca ekstrem, dengan fokus pada jembatan dan akses jalan di kawasan Lebakngok, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat tidak terganggu dalam waktu lama.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, bersama Forkopimda dan instansi terkait telah meninjau langsung kondisi lapangan serta menyusun langkah penanganan darurat. Pekerjaan fisik dijadwalkan mulai pada Jumat, dengan target jalur dapat kembali normal dalam beberapa minggu ke depan.
Selama proses perbaikan, kendaraan roda dua masih diperbolehkan melintas, sementara kendaraan roda empat untuk sementara dibatasi karena kondisi tanah dan badan jalan belum stabil. Penguatan struktur, termasuk pembuatan pemecah arus, disiapkan agar akses dapat segera pulih.
Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung, Dwi Agus Kuncoro, menyampaikan bahwa tahap awal pekerjaan meliputi normalisasi alur sungai dan pembangunan tanggul darurat untuk mengurangi tekanan air pada tebing dan fondasi jembatan. Setelah aliran stabil, penguatan pilar akan dilakukan dengan metode riprap.
Baca juga: Cirebon dan Tahu Gejrot, Warisan Rasa yang Kini Mendunia
Normalisasi sungai ditargetkan selesai dalam dua bulan, dan seluruh pekerjaan diharapkan rampung pada Maret atau April agar jalur dapat kembali digunakan secara aman oleh seluruh jenis kendaraan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Cirebon