Kamis, 22 JANUARI 2026 • 14:24 WIB

Unpad Buka Prodi Rekayasa Kosmetik S1 Mulai Tahun Akademik 2026/2027

Author

 Unpad Buka Prodi Rekayasa Kosmetik S1 Mulai Tahun Akademik 2026/2027 (Antara Foto)

JAWA BARAT - Universitas Padjadjaran (Unpad) resmi menghadirkan program studi baru Rekayasa Kosmetik jenjang sarjana (S1) di bawah naungan Fakultas Farmasi. Program ini akan mulai menerima mahasiswa pada semester ganjil tahun akademik 2026/2027, sebagai upaya menjawab kebutuhan tenaga profesional di tengah pesatnya perkembangan industri kosmetik nasional.

Rektor Unpad, Arief S Kartasasmita, menyampaikan bahwa pembukaan program studi tersebut merupakan langkah strategis institusi dalam merespons dinamika industri yang menuntut sumber daya manusia dengan keahlian spesifik di bidang kosmetika.

Menurut Arief, pengalaman dan rekam jejak Fakultas Farmasi Unpad menjadi modal penting dalam penyelenggaraan program ini. Ia optimistis Prodi Rekayasa Kosmetik akan mendapat sambutan positif dari masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan industri kosmetik dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Pada tahap awal, Prodi Rekayasa Kosmetik direncanakan menerima sebanyak 80 mahasiswa. Penerimaan dilakukan melalui tiga jalur seleksi, yaitu Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), serta jalur mandiri.

Baca juga: Puasa Ramadhan di Musim Hujan, Ini Saran Dokter soal Vitamin C dan Zinc

Arief menjelaskan, program studi ini dirancang dengan fokus pembelajaran yang menitikberatkan pada pengkajian komoditas kosmetik secara menyeluruh. Cakupan materi meliputi pengembangan produk, formulasi, proses produksi, hingga aspek pemasaran. Meski demikian, sebagai bagian dari Fakultas Farmasi, landasan kefarmasian tetap menjadi pilar utama, termasuk pemahaman regulasi, pengendalian mutu, dan tata kelola produk kosmetik.

Sementara itu, Dekan Fakultas Farmasi Unpad, Prof Auliya Abdurrohim Suwantika, menuturkan bahwa kebutuhan akan tenaga ahli di bidang rekayasa kosmetik terus meningkat seiring pertumbuhan industri kosmetik dalam negeri. Kondisi tersebut mendorong Fakultas Farmasi Unpad untuk menghadirkan program pendidikan yang relevan dan adaptif terhadap kebutuhan industri.

Ia menambahkan, Fakultas Farmasi Unpad didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten, fasilitas pendidikan yang memadai, serta laboratorium yang menunjang kegiatan pembelajaran dan riset mahasiswa. Lulusan Prodi Rekayasa Kosmetik diharapkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, baik sebagai formulator, regulator, maupun pelaku usaha di sektor kosmetik.

Baca juga: Hadist Keutamaan Bulan Ramadhan

Dalam penyusunan kurikulum, Fakultas Farmasi Unpad juga telah melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk industri kosmetik, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta Kementerian Kesehatan RI, guna memastikan kesesuaian materi pembelajaran dengan standar dan kebutuhan nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU