Jumat, 21 NOVEMBER 2025 • 14:03 WIB

Polda Jabar Fasilitasi Kepulangan Pemuda Bandung yang Tersangkut Kasus Pekerjaan Ilegal di Kamboja

Author

Polda Jabar Fasilitasi Kepulangan Pemuda Bandung yang Tersangkut Kasus Pekerjaan Ilegal di Kamboja

JAWA BARAT - Kepolisian Daerah Jawa Barat tengah memproses kepulangan Rizki Nurfadilah, warga Kabupaten Bandung yang sebelumnya dikabarkan menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa Rizki saat ini berada di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh dan dalam keadaan aman.

“Kami akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Bapak Kapolda. Beliau sangat mendukung upaya pemulangan yang bersangkutan,” ujar Hendra, Kamis.

Hendra menyampaikan bahwa proses kepulangan Rizki harus melalui tata cara tertentu, mengingat statusnya bukan korban TPPO. Meski begitu, Polda Jabar tetap melakukan komunikasi intensif dengan pihak KBRI.

Baca juga: Job Fair Bandung Diminati, Layanan Konseling Karier Diserbu Pencari Kerja

“Karena bukan korban TPPO, ada mekanisme khusus yang harus ditempuh dan dibantu KBRI. Namun, tetap akan ada biaya dalam proses itu,” jelasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan keterangan yang diperoleh, Rizki sebelumnya membuat pengakuan tidak benar kepada keluarganya dan publik untuk mendapatkan simpati. Rizki diketahui mendaftar pekerjaan melalui media sosial dan secara sadar menerima tawaran sebagai operator penipuan daring di Kamboja.

“Dia mengetahui bahwa dirinya akan bekerja sebagai scammer dengan imbalan tertentu. Namun kepada orang tuanya, ia mengaku pergi untuk bermain sepak bola bersama PSMS Medan,” ungkap Hendra.

Setibanya di Tanah Air, Rizki akan diminta memberikan keterangan lengkap mengenai proses keberangkatan hingga aktivitasnya selama berada di luar negeri.

Baca juga: Polda Jabar Tangkap 372 Tersangka Narkoba dalam Operasi Antik Lodaya 2025

“Ketika kembali nanti, kami akan meminta klarifikasi mulai dari awal keberangkatan hingga kejadian yang dialaminya di sana,” kata Hendra.

Sebelumnya, keluarga mengungkapkan bahwa Rizki sempat dijanjikan kesempatan mengikuti seleksi tim sepak bola PSMS Medan oleh seseorang yang dikenalnya melalui Facebook. Namun bukannya ke Medan, Rizki justru dibawa ke Kamboja dan dipaksa bekerja sebagai operator penipuan daring yang menargetkan warga negara China.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU