Rabu, 30 JULI 2025 • 23:28 WIB

Jaga Kesehatan Pelajar, Bupati Garut Kuatkan Koordinasi Antar Dinas Awasi Makanan Siswa Di Sekolah

Author

Jaga Kesehatan Pelajar, Bupati Garut Kuatkan Koordinasi Antar Dinas Awasi Makanan Siswa Di Sekolah (Pemkab Garut)

JAWA BARAT - Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima kunjungan kerja Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung, I Made Bagus Gerametta, pada Selasa (29/7/2025) di Pamengkang Pendopo, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota. Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BBPOM dalam menjamin keamanan pangan dan obat-obatan di wilayah Garut.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Abdusy Syakur menyampaikan bahwa kunjungan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengonsumsi obat dan makanan secara tepat dan bertanggung jawab. Ia mengingatkan adanya indikasi penggunaan obat yang kurang sesuai serta perlunya perhatian khusus terhadap ketersediaan makanan yang aman, bergizi, dan mendukung pertumbuhan anak-anak.

Jaga Kesehatan Pelajar, Bupati Garut Kuatkan Koordinasi Antar Dinas Awasi Makanan Siswa Di Sekolah (Pemkab Garut)

“Ini bentuk kerja sama yang sangat strategis dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam aspek kesehatan masyarakat. Jika asupan makanan masyarakat terjamin kualitasnya, maka akan berdampak langsung pada peningkatan kesehatan,” ujar Bupati.

Sebagai langkah lanjutan, Bupati menyatakan akan menggandeng Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta Dinas Ketahanan Pangan untuk menyusun program konkret. Salah satu bentuk nyata yang direncanakan adalah edukasi bagi para guru agar lebih peduli terhadap makanan yang dikonsumsi oleh peserta didik di sekolah.

Sementara itu, Kepala BBPOM Bandung, I Made Bagus Gerametta, menjelaskan bahwa kunjungannya ke Garut merupakan bagian dari sosialisasi program Kabupaten/Kota Aman Pangan. Program ini merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2017 yang bertujuan memperkuat efektivitas pengawasan obat dan makanan di seluruh Indonesia.

Ia mendorong pemerintah daerah untuk aktif berkolaborasi dalam mewujudkan standar keamanan pangan dan obat yang sesuai, khususnya menjelang penilaian nasional yang akan digelar pada September 2025. Menurutnya, Kabupaten Garut menjadi salah satu dari tiga daerah di Jawa Barat yang diusulkan mengikuti penilaian tersebut.

Baca juga: Wakil Bupati Garut: Stop Perundungan, Jaga Kesehatan Sejak Dini

Pada kesempatan itu, I Made Bagus juga menyampaikan apresiasinya terhadap capaian Kabupaten Garut dalam pelaksanaan Program Prioritas Nasional (Pro PN) tahun 2023 dan keberlanjutannya di 2024. Ia menyoroti keberhasilan dua sekolah di Garut yang meraih penghargaan nasional dalam bidang keamanan pangan di lingkungan sekolah.

“Salah satu sekolah di Garut bahkan berhasil masuk lima besar tingkat nasional tahun ini. Ini tentu pencapaian yang membanggakan,” katanya.

Ia berharap, pelaksanaan program keamanan pangan di Garut dapat terus berjalan dengan baik dan menjadi contoh bagi daerah lainnya.
  

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Garut

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU