JAWA BARAT - Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, secara resmi menutup gelaran Turnamen Sepak Bola Piala Soeratin Elita Budiarti Cup kategori U-13 dan U-15 yang diselenggarakan oleh Askab PSSI Kabupaten Subang di Stadion Persikas, Minggu (20/7/2025).
Pada pertandingan final kategori U-13, tim Bina Karya berhasil mengungguli Putra Mandiri dan keluar sebagai juara. Sementara di partai puncak kategori U-15, Putra Banjaran memastikan kemenangan atas Karya Bersama (Kaber FC) dan meraih gelar juara.
Sebagai tindak lanjut, tim juara U-15 akan mewakili Kabupaten Subang dalam kejuaraan tingkat Provinsi Jawa Barat. Sedangkan untuk U-13, tiga tim teratas — juara 1, 2, dan 3 — juga akan mengemban tugas serupa.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati yang akrab disapa Kang Akur menyampaikan penghargaan kepada seluruh peserta dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen, mulai dari panitia hingga para sponsor.
“Alhamdulillah, pertandingan final berlangsung dengan tertib dan lancar. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya ajang ini,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya peran berbagai elemen, termasuk pemerintah, asosiasi olahraga, satuan pendidikan, hingga keluarga dalam mendukung pembinaan atlet muda, khususnya di cabang sepak bola.
“Olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan bagian dari pembangunan manusia yang sehat, tangguh, dan berdaya saing. Bakat-bakat muda ini perlu kita dampingi agar dapat berkembang menjadi prestasi yang membanggakan,” ucap Kang Akur.
Ia juga berharap turnamen ini bisa menjadi ajang awal yang memotivasi anak-anak Subang untuk berprestasi lebih jauh, baik di tingkat provinsi, nasional, maupun internasional.
“Kabupaten Subang punya banyak talenta. Tapi menjadi atlet berprestasi tidak cukup hanya dengan bakat. Diperlukan kerja keras, latihan berkelanjutan, dan semangat pantang menyerah,” tambahnya.
Kepada para finalis, Kang Akur memberikan ucapan selamat kepada para pemenang dan dorongan semangat bagi yang belum berhasil.
“Menang bukan segalanya, tapi sportivitas dan semangat untuk terus belajar jauh lebih penting. Bagi yang belum juara, ini adalah kesempatan untuk terus memperbaiki diri,” tuturnya.
Ia juga mendorong agar turnamen serupa dapat digelar secara rutin dan diikuti oleh lebih banyak klub lokal, sebagai sarana untuk mengembangkan daya saing sekaligus memperluas wadah pembinaan atlet usia dini.
Penutupan turnamen turut dihadiri oleh Kepala Disparpora Subang Nenden Setiawati, Kepala BP4D Subang Iwan Sahrul, Ketua Askab PSSI Subang Hendra Purnawan beserta jajaran, Ketua Panitia, pelatih, ofisial, serta para orang tua pemain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Subang