Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 29 OKTOBER 2025 • 21:02 WIB

Pemkot Bandung Dorong Warga Aktif Kelola dan Pilah Sampah dari Rumah Tangga

Pemkot Bandung Dorong Warga Aktif Kelola dan Pilah Sampah dari Rumah TanggaPemkot Bandung Dorong Warga Aktif Kelola dan Pilah Sampah dari Rumah Tangga

JAWA BARAT - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus menggalakkan upaya peningkatan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan serta pemilahan sampah sejak dari sumbernya, yaitu rumah tangga.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

“Semua harus berperan. Warga perlu mulai memilah sampah dari rumah, sementara pihak kewilayahan harus konsisten melakukan sosialisasi dan edukasi. Budaya pilah sampah hanya bisa terbentuk jika diingatkan secara berkelanjutan,” ujar Farhan.

Baca juga: 5.000 Relawan Padati Jalan Aceh, Bandung Gelar Gerak Jalan Sehat Donor Darah

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Siskamling Siaga Bencana yang digelar di Kelurahan Sekeloa, Kecamatan Coblong, pada Selasa (28/10/2025).

Pemkot Bandung Dorong Warga Aktif Kelola dan Pilah Sampah dari Rumah TanggaPemkot Bandung Dorong Warga Aktif Kelola dan Pilah Sampah dari Rumah Tangga

Farhan menambahkan, dengan luas wilayah sekitar 117 hektare, Kelurahan Sekeloa membutuhkan lahan khusus untuk pengelolaan sampah agar prosesnya lebih terarah dan berkesinambungan.

“Kami akan dorong agar Sekeloa memiliki tempat pengelolaan sampah organik. Dengan begitu, proses pengolahan bisa dilakukan di tingkat kelurahan dan tidak menumpuk di TPS,” jelasnya.

Selain itu, Farhan juga mengajak masyarakat untuk lebih mandiri dalam mengelola sampah rumah tangga guna mendukung program kebersihan dan lingkungan berkelanjutan.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan 12 Kios Pedagang Kayu di Sukahaji, DPMKP Kota Bandung Kerahkan 14 Unit Damkar

Sementara itu, Lurah Sekeloa, Tirta Gumelar, menyampaikan bahwa salah satu program prioritas wilayah pada tahun 2025 adalah pembangunan fasilitas pengelolaan sampah yang terintegrasi dengan pengembangan Buruan Sae (Sehat, Alami, Ekonomis).

“Kami mengusulkan adanya lahan yang difungsikan untuk pengelolaan sampah sekaligus kegiatan Buruan Sae. Keduanya saling melengkapi, karena hasil pengolahan sampah organik bisa digunakan untuk mendukung kegiatan pertanian di Buruan Sae,” tutur Tirta.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Bandung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemkot Bandung Dorong Warga Aktif Kelola dan Pilah Sampah dari Rumah Tangga

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!