Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 22 SEPTEMBER 2025 • 15:30 WIB

Investasi di Karawang Meningkat, Serapan Tenaga Kerja Masih Terbatas

Investasi di Karawang Meningkat, Serapan Tenaga Kerja Masih TerbatasInvestasi di Karawang Meningkat, Serapan Tenaga Kerja Masih Terbatas (Antara foto)

JAWA BARAT - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menegaskan bahwa kenaikan investasi di daerah ini belum berbanding lurus dengan penyerapan tenaga kerja. Sebagian besar investasi yang masuk masih bersifat padat modal.

“Investasi yang masuk ke Karawang rata-rata merupakan investasi padat modal, sehingga tidak memberikan dampak signifikan terhadap serapan tenaga kerja,” ujar Kepala Disnakertrans Karawang, Rosmalia Dewi, di Karawang, Minggu.

Menurutnya, investasi padat modal lebih mengandalkan mesin dan teknologi ketimbang tenaga manusia. Kondisi ini berbeda dengan sekitar satu dekade lalu ketika Karawang banyak menerima investasi padat karya yang membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah besar.

“Karena lebih banyak padat modal, otomatis peluang penyerapan tenaga kerja juga terbatas,” jelas Rosmalia.

Meski demikian, pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal. Disnakertrans Karawang menggandeng sekolah dan perusahaan untuk menyelenggarakan berbagai program pelatihan agar lulusan sekolah memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri.

Baca juga: Dukung Konservasi, TNI AD Turut Awasi Habitat Macan Tutul Jawa di Karawang

Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), nilai investasi di Karawang sepanjang 2024 mencapai Rp68 triliun, meningkat tajam dari tahun sebelumnya sebesar Rp42,1 triliun. Namun, peningkatan tersebut belum berkontribusi besar pada penciptaan lapangan kerja.

Data Disnakertrans Karawang mencatat, pada semester pertama 2022 hanya 4.524 orang yang terserap. Sementara pada triwulan III 2023, dari 1.934 proyek investasi, jumlah tenaga kerja yang terserap tercatat 4.314 orang.

Adapun pada periode Januari–Juni 2025, realisasi investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) di Karawang mencapai Rp30,24 triliun. Dari jumlah tersebut, tenaga kerja yang terserap hanya 12.209 orang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Investasi di Karawang Meningkat, Serapan Tenaga Kerja Masih Terbatas

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!