Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 04 AGUSTUS 2025 • 00:00 WIB

Pendaki Asal Bandung Meninggal Dunia Saat Mendaki Gunung Sagara, Diduga Karena Sakit

Pendaki Asal Bandung Meninggal Dunia Saat Mendaki Gunung Sagara, Diduga Karena SakitPendaki Asal Bandung Meninggal Dunia Saat Mendaki Gunung Sagara, Diduga Karena Sakit (Antara Foto)

JAWA BARAT -  Seorang pendaki pria berusia 64 tahun asal Bandung dilaporkan meninggal dunia saat melakukan pendakian di Gunung Sagara, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Sabtu (2/8/2025). Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan sejumlah saksi, korban diduga wafat akibat gangguan kesehatan yang dialaminya saat berada di puncak gunung.

Kapolsek Wanaraja, AKP Abusono, saat dikonfirmasi pada Minggu (3/8), menjelaskan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Dari hasil pemeriksaan tim medis maupun saksi di lokasi, korban meninggal karena sakit, tidak ditemukan bekas luka akibat benda tumpul,” terangnya.

Korban diketahui bernama Iyep Rusmin, lahir tahun 1961, berprofesi sebagai wiraswasta dan berdomisili di wilayah Mekarjaya, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung. Iyep mendaki Gunung Sagara bersama rombongan yang berjumlah 18 orang. Pendakian dimulai sekitar pukul 08.00 WIB pagi.

Namun, ketika rombongan mencapai puncak gunung sekitar pukul 13.00 WIB, korban tiba-tiba mengeluhkan rasa nyeri di bagian dada dan mengeluarkan busa dari mulut. Rekan-rekan sesama pendaki sempat memberikan pertolongan pertama dengan membaringkan korban, namun nyawanya tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia oleh tim evakuasi sekitar pukul 16.30 WIB.

Proses evakuasi korban dilakukan dari Pos 4 jalur pendakian menuju pos registrasi utama, sebelum kemudian jenazah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Garut. Pihak rumah sakit memastikan korban telah meninggal dunia setelah dilakukan pemeriksaan medis.

Pasca-evakuasi, jajaran kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara serta pemeriksaan fisik terhadap jenazah. Selain itu, keterangan juga dihimpun dari rekan-rekan korban serta anggota keluarganya.

Baca juga: Bupati Garut Tinjau Penyaluran Bantuan Pangan Beras di Kecamatan Kadungora

AKP Abusono menambahkan bahwa pihak keluarga korban telah menyatakan bahwa peristiwa ini merupakan musibah dan menolak dilakukan autopsi. “Pihak keluarga menolak autopsi secara resmi dengan menandatangani berita acara. Jenazah pun langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” ujarnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapan fisik dan kesehatan dalam melakukan aktivitas pendakian, terlebih pada usia lanjut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pendaki Asal Bandung Meninggal Dunia Saat Mendaki Gunung Sagara, Diduga Karena Sakit

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!