Tabrakan Maut Di Cianjur, Satu Orang Tewas! (ANTARA FOTO)
INDOZONE.ID - JABAR - Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, mengungkap hasil penyelidikan awal terkait kecelakaan lalu lintas yang terjadi di ruas Jalan Raya Bandung–Cianjur, yang mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor bernama Sandi Setiawan meninggal dunia. Insiden tersebut diduga kuat terjadi karena kurangnya kehati-hatian dari pihak pengendara sepeda motor.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Cianjur, Ipda Ika Cakra, menyampaikan bahwa dalam kecelakaan yang terjadi pada Selasa (1/7), satu orang penumpang sepeda motor lainnya, berinisial A (40), mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan intensif di RSUD Sayang Cianjur.
“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara serta keterangan sejumlah saksi, kecelakaan ini dipicu oleh kelalaian pengendara sepeda motor yang tidak mampu mengendalikan kendaraannya hingga bertabrakan dengan mobil boks dari arah berlawanan,” jelas Ipda Ika di Cianjur.
Baca juga: Anggarkan Rp96 Miliar, Pemkab Cianjur Siapkan Pembangunan RS Baru
Ia menambahkan, jalur Bandung–Cianjur memang termasuk salah satu ruas rawan kecelakaan, terlebih dalam beberapa pekan terakhir terdapat peningkatan insiden lalu lintas, terutama yang melibatkan kendaraan roda dua dan empat. Jalur ini juga termasuk dalam kategori black spot atau titik rawan kecelakaan, sehingga pengguna jalan diimbau agar lebih berhati-hati dan tidak memacu kendaraan secara berlebihan.
Selain ruas tersebut, Ipda Ika juga menyebutkan beberapa titik rawan lainnya di wilayah Cianjur seperti jalur Puncak–Cianjur dan Jalan Raya Sukabumi–Cianjur. Karakteristik jalan di lokasi-lokasi tersebut, yang terdiri dari tanjakan, turunan curam, hingga jalan lurus panjang, menuntut kesiapan kendaraan dan kewaspadaan tinggi dari setiap pengendara.
“Jalur-jalur ini tidak hanya menuntut kehati-hatian ekstra, tapi juga kesiapan teknis kendaraan. Kondisi jalan yang menurun dan menanjak tajam serta jalan lurus panjang dapat menjadi jebakan jika pengendara lengah,” tegasnya.
Sementara itu, keterangan dari saksi mata di lokasi kejadian, Dedi (60), warga Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, menyebutkan bahwa sepeda motor yang dikendarai korban melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Cianjur menuju Bandung.
Diduga, korban kehilangan kendali usai menyalip kendaraan di depannya, hingga oleng ke kanan dan menghantam bagian depan mobil boks dari arah berlawanan.
“Terdengar suara benturan sangat keras saat motor menabrak mobil boks. Kedua penumpang terpental beberapa meter. Satu orang meninggal di lokasi, sementara satu lainnya mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke rumah sakit,” ujar Dedi.
Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman atas kasus ini, sembari kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama di jalur-jalur yang dikenal rawan kecelakaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara