JAWA BARAT - Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskuperdagin) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengusulkan anggaran sebesar Rp6,1 miliar untuk melanjutkan pembangunan Pasar Sukanagara. Proyek tersebut direncanakan dikerjakan secara bertahap, menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
Kepala Bidang Koperasi Diskuperdagin Cianjur, Ivan Feriadi Rahman, menyampaikan bahwa pelaksanaan pembangunan kemungkinan dibagi dalam dua tahap, yakni pada 2026 dan 2027. Alokasi anggaran tahun berjalan diperkirakan sekitar Rp3 miliar, sementara sisanya akan dianggarkan pada tahun berikutnya.
Menurutnya, tahap awal pembangunan akan difokuskan pada penyelesaian fisik bangunan agar dapat segera dimanfaatkan oleh para pedagang yang saat ini masih beraktivitas di pasar lama. Adapun penataan lanjutan akan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Selain pembangunan bangunan utama, proyek ini juga mencakup penyediaan infrastruktur pendukung seperti akses jalan, jembatan, hingga terminal. Pengerjaan fasilitas tersebut akan dilakukan secara terpadu bersama dinas terkait, termasuk Dinas Perumahan dan Permukiman serta Dinas Perhubungan Cianjur.
Baca juga: KAI Daop 2 Bandung: 227 Perlintasan Sebidang Tidak Dijaga, Rawan Kecelakaan
Lebih lanjut, rencana pengembangan pasar juga meliputi penyediaan jalur angkutan umum menuju lokasi serta pembangunan terminal di bagian belakang pasar. Hal ini merupakan tindak lanjut dari masukan para pedagang agar akses menuju pasar menjadi lebih mudah dan tertata.
Ivan menuturkan, pihaknya telah beberapa kali menggelar audiensi dan sosialisasi dengan para pedagang guna memastikan rencana revitalisasi sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Ia menambahkan, kelanjutan pembangunan Pasar Sukanagara menjadi bagian dari program prioritas Pemerintah Kabupaten Cianjur. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), pemerintah menargetkan perbaikan tiga pasar setiap tahun, dengan fokus tahun ini pada Pasar Tanggeung, Pasar Induk, dan Pasar Muka.
Baca juga: Panyaweuyan Majalengka, Perpaduan Wisata dan Sentra Bawang Merah
Sebelumnya, Pasar Sukanagara yang berlokasi di Desa Sukalaksana, Kecamatan Sukanagara, sempat terbengkalai sejak dibangun pada 2021 dan bahkan dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan sampah. Kondisi tersebut sempat ditangani oleh Dinas Lingkungan Hidup Cianjur dengan menurunkan puluhan petugas serta dua truk pengangkut sampah untuk membersihkan area pasar yang memiliki sekitar 400 kios tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara