JAWA BARAT - Bupati Cirebon, Imron, menekankan pentingnya penguatan budaya inovasi dalam pembangunan daerah saat menutup Cirebon Innovation Festival (Cinofest) 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Cirebon di GOR Ranggajati Sumber, Kamis (9/4/2026).
Dalam sambutannya, Imron menegaskan bahwa inovasi tidak semata-mata dipahami sebagai hasil akhir, melainkan sebagai proses yang harus berlangsung secara berkesinambungan. “Inovasi bukanlah hasil akhir, melainkan proses yang perlu terus dijalankan,” ujarnya.
Selama pelaksanaan Cinofest, berbagai gagasan dan karya inovatif ditampilkan oleh peserta dari beragam sektor. Ia menilai, inovasi memiliki peran penting dalam menjawab tantangan yang terus berkembang di tengah masyarakat.
Menurutnya, dinamika permasalahan menuntut hadirnya solusi yang kreatif dan adaptif, sehingga pemerintah dan masyarakat tidak terjebak dalam pola yang stagnan.
Imron juga menyoroti pentingnya inovasi dalam pelayanan publik, terutama yang mampu memberikan kemudahan dan mempercepat akses layanan bagi masyarakat.
Selain itu, inovasi dalam tata kelola pemerintahan dinilai krusial untuk meningkatkan efisiensi serta efektivitas kinerja perangkat daerah. Ia menambahkan bahwa gagasan baru dan pembaruan ide menjadi inti dari setiap inovasi yang perlu terus dikembangkan.
Ia pun mengajak para inovator untuk melanjutkan pengembangan karya melalui ajang lomba inovasi daerah di tingkat provinsi maupun nasional, agar ide-ide yang lahir dapat terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas.
Baca juga: Fadli Zon: Cirebon Aset Budaya Nasional yang Perlu Diperkuat
Imron turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Cinofest 2026, mulai dari unsur perangkat daerah, komunitas, dunia usaha, hingga kalangan akademisi.
Ia berharap kolaborasi lintas sektor dapat terus diperkuat guna mendorong kemajuan Kabupaten Cirebon melalui berbagai terobosan inovatif. “Semoga semangat inovasi ini terus tumbuh dan menjadi budaya dalam pembangunan daerah,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Cirebon, Dangi, menyampaikan bahwa Kabupaten Cirebon mencatat capaian positif dalam penilaian inovasi tingkat nasional.
Baca juga: Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisata di Cirebon Tembus 11.510 Orang
Ia menyebut daerah tersebut masuk dalam 40 besar dengan nilai indeks inovasi mencapai 3,85. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi dan penelitian sebagai bagian dari strategi pembangunan ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Cirebon