JAWA BARAT - Kepolisian Resor Garut masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian seorang pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) asal Kota Bekasi yang ditemukan di aliran sungai di wilayah Cimurah, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Kepala Polsek Karangpawitan, AKP Nurdin Jaelani, menyampaikan bahwa jenazah korban telah dievakuasi ke RSU dr Slamet Garut untuk menjalani pemeriksaan lanjutan guna memastikan penyebab kematian.
Peristiwa tersebut bermula dari laporan warga yang menemukan sesosok mayat di aliran sungai yang dalam kondisi kering, tepatnya di sekitar area pembuangan sampah di Kampung Sukamulya, Desa Cimurah, pada Jumat (3/4) siang.Penemuan Mayat
Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian dari Polsek Karangpawitan berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polres Garut serta tenaga medis dari Puskesmas setempat untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan awal.
Baca juga: LKPJ 2025: Bupati Garut Ungkap Capaian dan Tantangan Pembangunan
Dari hasil identifikasi, korban diketahui bernama Ali Usman (57), seorang pensiunan PNS yang berdomisili di Pondok Melati, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.
Berdasarkan keterangan saksi dan rekan korban, jasad pertama kali ditemukan dalam posisi telungkup. Informasi lain yang dihimpun menyebutkan korban sebelumnya mengeluhkan sakit pada bagian kaki dan diketahui tinggal seorang diri di rumah kontrakannya.
Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan maupun luka pada tubuh korban. Meski demikian, penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab kematian.
Baca juga: Pemkab Garut Perkuat Layanan Publik, Serahkan Kendaraan Samsat Keliling
Saat ini, jenazah korban berada di RSUD dr Slamet Garut untuk menjalani pemeriksaan lanjutan, sementara pihak kepolisian terus mendalami kasus tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara