Kamis, 26 MARET 2026 • 11:56 WIB

25 Titik Longsor Terjadi di Majalengka, BPBD Lakukan Penanganan Darurat

Author

25 Titik Longsor Terjadi di Majalengka, BPBD Lakukan Penanganan Darurat

JAWA BARAT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mencatat sedikitnya 25 kejadian tanah longsor di wilayah selatan daerah tersebut setelah hujan deras mengguyur pada Senin (23/3) malam, atau beberapa hari setelah Lebaran 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Majalengka, Agus Tamim, menyampaikan bahwa puluhan titik longsor tersebut tersebar di 11 desa, dengan sebagian besar terjadi di Kecamatan Lemahsugih.

“Setelah menerima laporan dari pemerintah desa dan relawan, kami segera menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan kaji cepat,” ujarnya di Majalengka, Rabu.

Ia menambahkan, proses pendataan masih terus dilakukan untuk memastikan jumlah titik terdampak secara menyeluruh, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan mendesak warga di lokasi bencana.

Selain longsor, BPBD juga mencatat adanya pergerakan tanah di sejumlah titik, banjir bandang di Desa Margajaya, serta satu rumah warga yang tersambar petir di Blok Pasir Cabe, Desa Sinargalih.

Menurut Agus, wilayah selatan Majalengka memang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana longsor, terutama saat curah hujan meningkat dalam kurun waktu yang cukup lama.

Baca juga: TNI Nyatakan Jabatan Kabais Telah Diserahkan di Tengah Kasus Penyiraman Air Keras

Dalam penanganannya, BPBD telah berkoordinasi dengan aparat kecamatan, TNI-Polri, serta relawan untuk melakukan langkah tanggap darurat di sejumlah lokasi terdampak. Upaya yang dilakukan meliputi pembersihan material longsor yang menutup akses jalan desa, serta penyaluran bantuan kepada warga.

Beberapa akses jalan sempat tertutup material longsor sehingga menghambat aktivitas masyarakat. Meski demikian, hingga saat ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa akibat rangkaian peristiwa tersebut.

Tim gabungan dari BPBD, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), serta TNI-Polri juga telah diterjunkan untuk melakukan penanganan di sejumlah titik menggunakan alat berat, di antaranya di Jalan Ciranca dan ruas Padarek–Kalapadua.

BPBD Majalengka memastikan akan terus memantau perkembangan situasi serta mengoptimalkan upaya penanganan guna meminimalkan dampak lanjutan bagi masyarakat terdampak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU