Sabtu, 24 JANUARI 2026 • 17:05 WIB

Pemkab Bandung Barat Relokasi Warga Selamat Terdampak Longsor di Cisarua

Author

Pemkab Bandung Barat Relokasi Warga Selamat Terdampak Longsor di Cisarua (Antara Foto)

JAWA BARAT - Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, memastikan sebanyak 23 warga yang berhasil selamat dari bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, telah ditempatkan sementara di kantor desa setempat. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor lanjutan seiring kondisi cuaca yang masih ekstrem.

Asep Ismail menjelaskan, pemindahan warga ke lokasi yang lebih aman merupakan bagian dari penanganan darurat guna menjamin keselamatan masyarakat terdampak sambil menunggu perkembangan situasi di lapangan.

“Untuk sementara, warga yang terdampak kami arahkan melalui pihak kecamatan agar segera ditempatkan terlebih dahulu di Desa Pasirlangu,” ujar Asep Ismail di Bandung Barat, Sabtu.

Pemerintah daerah, lanjut Asep, terus menjalin koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), unsur TNI dan Polri, serta relawan dalam upaya penanganan darurat. Koordinasi tersebut mencakup pemantauan kondisi tanah, perkembangan cuaca, hingga kesiapsiagaan terhadap potensi bencana susulan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Longsor Terjang Cisarua, SAR Kerahkan K9 Cari Korban

Ia menambahkan, hingga saat ini lokasi pengungsian masih mencukupi untuk menampung warga terdampak, sementara pemenuhan kebutuhan dasar mulai dilakukan secara bertahap.

“Tadi kami lakukan pengecekan, kondisi pengungsian masih memungkinkan dan warga masih dapat ditampung di wilayah desa,” katanya.

Menurut Asep, longsor yang terjadi telah menimbun hampir seluruh rumah warga di Kampung Pasir Kuning dan Kampung Pasir Kuda RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Ia berharap tidak terjadi pergerakan tanah lanjutan yang dapat memperparah dampak bencana.

“Hampir seluruh permukiman terdampak. Kita berharap kondisi tanah segera meng stabil dan tidak ada longsor susulan,” ujarnya.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, hingga Minggu (24/1) pukul 13.00 WIB, tercatat delapan korban meninggal dunia akibat peristiwa longsor tersebut.

Baca juga: Longsor Disertai Banjir Bandang Terjang Cisarua, 114 Orang Hilang, 7 Meninggal Dunia

Sementara itu, Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, menyampaikan bahwa proses pendataan dan pencarian warga yang diduga terdampak masih terus dilakukan. Berdasarkan data sementara, sekitar 111 jiwa dari 34 kepala keluarga belum diketahui keberadaannya.

“Data sementara menunjukkan 23 warga berhasil selamat, sementara sekitar 111 jiwa masih dalam proses pencarian dan pendataan,” kata Nur Awaludin.

Ia menambahkan, kebutuhan mendesak saat ini adalah penanganan darurat bencana, terutama dukungan anggaran pada awal tahun, serta bantuan logistik berupa bahan kebutuhan pokok guna mencukupi kebutuhan makan warga terdampak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU