Rabu, 07 JANUARI 2026 • 13:46 WIB

Penguatan Sektor Keuangan Daerah, OJK Tingkatkan Sinergi di Priangan Timur

Author

Penguatan Sektor Keuangan Daerah, OJK Tingkatkan Sinergi di Priangan Timur (Antara Foto)

JAWA BARAT - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong penguatan kerja sama dengan para pemangku kepentingan, khususnya pemerintah daerah, guna memperkokoh sektor jasa keuangan agar memiliki daya saing dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di wilayah Priangan Timur, Jawa Barat.

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam membangun sektor jasa keuangan yang sehat dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pengukuhan Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, di Tasikmalaya, Selasa (6/1).

Menurut Mirza, kolaborasi yang erat antara OJK dan para pemangku kepentingan menjadi kunci terwujudnya sektor jasa keuangan yang berdaya saing serta mampu berkontribusi optimal terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

Ia juga menyinggung perluasan peran OJK pascapenetapan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), yang memberikan kewenangan lebih luas, termasuk pendelegasian fungsi pengawasan yang semakin besar kepada kantor OJK di daerah.

Kondisi tersebut, lanjut Mirza, menuntut kesiapan pimpinan OJK di daerah untuk menjalankan kepemimpinan secara profesional, berintegritas, serta memiliki kemampuan komunikasi dan kerja sama yang efektif dengan seluruh pihak terkait.

Baca juga: Polres Tasikmalaya Bongkar Kasus TPPO dan Eksploitasi Seksual di Sejumlah Hotel

“Implementasi kebijakan dan strategi OJK tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan, kerja sama, dan kolaborasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan di daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, menyatakan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah di wilayah kerja OJK Tasikmalaya yang meliputi Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Garut, Sumedang, Ciamis, Banjar, serta Pangandaran. Kolaborasi juga akan terus dibangun bersama industri jasa keuangan, media massa, dan pemangku kepentingan lainnya.

Nofa menegaskan, OJK Tasikmalaya akan terus mengintensifkan upaya pemberantasan aktivitas keuangan ilegal melalui peningkatan literasi dan edukasi keuangan kepada masyarakat, sekaligus mendorong pemahaman publik terhadap dinamika sektor jasa keuangan.

“Salah satu prioritas ke depan adalah peningkatan literasi dan inklusi keuangan, sehingga keberadaan dan peran OJK Tasikmalaya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat, khususnya di wilayah Priangan Timur,” ujarnya.

Baca juga: Kasus Penyalahgunaan Gas 3 Kg Terbongkar di Tasikmalaya, Dua Orang Ditahan

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, yang turut hadir dalam acara tersebut, menilai OJK memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya pinjaman daring ilegal, judi daring, serta praktik bank emok yang masih marak di wilayah Priangan Timur.

Ia menegaskan bahwa OJK dan industri jasa keuangan merupakan mitra strategis pemerintah daerah, terutama dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta memastikan lembaga jasa keuangan yang beroperasi di daerah berjalan secara sehat dan bertanggung jawab.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU