Kamis, 25 DESEMBER 2025 • 22:33 WIB

Lewat Raker LPTQ, Pemkot Cirebon Siapkan Regenerasi Ahli Al-Qur’an

Author

Lewat Raker LPTQ, Pemkot Cirebon Siapkan Regenerasi Ahli Al-Qur’an

JAWA BARAT - Pemerintah Kota Cirebon menegaskan keseriusannya dalam menjaga kesinambungan regenerasi kader Al-Qur’an di tengah perkembangan zaman. Untuk itu, pola pembinaan yang selama ini bersifat insidental mulai diarahkan pada sistem yang lebih terencana melalui pendataan potensi qari, qariah, hafidz, dan hafidzah secara terintegrasi di setiap kecamatan. Langkah ini bertujuan memastikan ketersediaan sumber daya unggul secara berkelanjutan di masa mendatang.

Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Kerja (Raker) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Cirebon yang dirangkaikan dengan Pembinaan Hasil MTQ Tingkat Kota Cirebon Tahun 2025. Kegiatan yang digelar di Masjid At-Taqwa, Rabu (24/12/2025), menjadi forum evaluasi sekaligus perumusan arah pembinaan Al-Qur’an yang lebih sistematis dari tingkat kelurahan hingga kota.

Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menekankan bahwa LPTQ perlu bergerak melampaui rutinitas administratif. Menurutnya, keberadaan data yang akurat dan terintegrasi menjadi kunci agar pembinaan dapat dilakukan secara berjenjang, terukur, dan berkelanjutan sepanjang tahun. Ia menilai pembinaan Al-Qur’an sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan karakter masyarakat.

Lewat Raker LPTQ, Pemkot Cirebon Siapkan Regenerasi Ahli Al-Qur’an

Wakil Wali Kota juga menegaskan bahwa peserta pembinaan hasil MTQ tidak semata diposisikan sebagai peraih prestasi, melainkan sebagai representasi nilai religius masyarakat Cirebon. Oleh karena itu, pembinaan teknis harus berjalan seiring dengan penguatan karakter dan mentalitas, sehingga lahir figur teladan yang mencerminkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Selain peningkatan prestasi, Pemkot Cirebon mendorong LPTQ untuk memperluas jangkauan pembinaan hingga ke tingkat akar rumput, khususnya dalam upaya pengentasan buta aksara Al-Qur’an. Kolaborasi lintas sektor dengan penyuluh agama, guru mengaji, dan pengurus masjid dinilai penting agar akses pembelajaran Al-Qur’an dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Kota Cirebon, Sutikno, menyampaikan bahwa Raker ini menjadi momentum strategis untuk merancang program pembinaan yang lebih aplikatif dan berkelanjutan. Ia menegaskan komitmen LPTQ dalam meningkatkan kualitas peserta MTQ melalui pelatihan yang lebih intensif dan terstruktur.

Baca juga: Pemkot Cirebon Perkuat Kerukunan Lewat Dialog Antar Umat Beragama

Melalui Raker ini, LPTQ berharap dapat melahirkan langkah-langkah konkret yang mampu menjawab tantangan zaman, sehingga Kota Cirebon tetap dikenal sebagai daerah yang melahirkan insan-insan Al-Qur’an yang unggul, baik dari sisi prestasi maupun keteladanan moral dan spiritual.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Cirebon

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU