JAWA BARAT - Gagasan tersebut mengemuka dalam kegiatan Siskamling Siaga Bencana yang dihadiri Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, bersama jajaran kewilayahan.
Lurah Citarum, Aang Irpan Mujahid, mengungkapkan bahwa keterbatasan lahan pengolahan sampah menjadi persoalan utama di wilayahnya. Seluruh lahan yang tersedia di Kelurahan Citarum saat ini telah terpakai, sehingga dibutuhkan langkah alternatif untuk penanganan sampah.
“Dengan kondisi lahan yang terbatas, Pak Wali akan mengupayakan solusi pengolahan sampah. Sejumlah opsi saat ini masih dalam tahap kajian,” ujar Aang, Selasa (16/12/2025).
Selain isu persampahan, Pemerintah Kota Bandung juga berencana melakukan pembenahan terhadap fasilitas MCK umum yang masih digunakan warga setempat, khususnya oleh masyarakat yang belum memiliki sarana toilet pribadi di rumahnya.
“MCK ini sudah ada sejak lama dan hingga kini masih dimanfaatkan warga. Karena itu, Pak Wali akan menindaklanjuti dengan perbaikan agar fasilitas tersebut lebih layak dan nyaman digunakan,” katanya.
Baca juga: Polres Garut Petakan Jalan Rusak Jelang Libur Natal dan Tahun Baru
Dalam pertemuan tersebut, persoalan keamanan dan ketertiban lingkungan turut menjadi perhatian. Sejumlah warga menyampaikan keluhan terkait aktivitas sekelompok anak muda dari luar wilayah Citarum yang kerap berkumpul menggunakan kendaraan di Jalan Citarum, terutama pada malam akhir pekan, sehingga dinilai mengganggu ketertiban serta akses warga.
Menanggapi hal itu, unsur kewilayahan bersama aparat keamanan secara rutin melakukan patroli. Pemkot Bandung juga memastikan akan melakukan penertiban guna menjaga kenyamanan dan keamanan lingkungan.
Penanganan saat ini difokuskan pada RW 05 Kelurahan Citarum, yang tercatat sebagai penerima Program Prakarsa 2026 sekaligus wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak. Berbagai keluhan warga telah dihimpun dan ditindaklanjuti, termasuk dengan melibatkan perangkat daerah terkait.
Aang menambahkan, kegiatan Siskamling Siaga Bencana mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai ruang untuk menyampaikan aspirasi dan permasalahan yang dihadapi di lingkungannya.
Baca juga: Operasi SAR Lanjutkan Pencarian Tiga ABK KM Puteri Lancar Samudera
“Antusiasme warga cukup tinggi. Mereka hadir dan menyampaikan aspirasi secara langsung, dan alhamdulillah sebagian keluhan dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Melalui program Siskamling Siaga Bencana, Pemkot Bandung berharap dapat memperkuat kesiapsiagaan lingkungan sekaligus mempercepat penanganan persoalan mendasar masyarakat di tingkat kewilayahan. Rencananya, peninjauan lanjutan ke lokasi akan dilakukan pada Rabu (17/12/2025).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Bandung