JAWA BARAT - Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mendorong lembaga perbankan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk memperluas akses pembiayaan bagi sektor pertanian. Langkah tersebut dinilai penting guna memperkuat ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Jika sektor pertanian terus kita dorong dan diberi dukungan pembiayaan yang memadai, insya Allah dampaknya akan lebih luas bagi masyarakat,” ujar Bupati Abdusy Syakur saat meresmikan gedung baru Kantor Cabang Pembantu Bank BJB Samarang, di Kecamatan Samarang, Selasa (21/10).
Menurutnya, kehadiran layanan perbankan hingga ke wilayah kecamatan seperti Samarang menjadi langkah strategis dalam mendekatkan akses keuangan kepada masyarakat. Hal ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, terutama di daerah dengan potensi pertanian yang besar.
“Wilayah Samarang merupakan salah satu sentra pertanian Garut. Dengan adanya kemudahan akses pembiayaan bagi para petani, produktivitas dan mobilitas mereka akan semakin meningkat,” tuturnya.
Bupati menambahkan, pengembangan sektor pertanian membutuhkan dukungan modal serta penerapan teknologi modern agar dapat bersaing dan berkelanjutan. Karena itu, peran perbankan dinilai sangat penting dalam menyediakan fasilitas pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan petani.
Baca juga: Polres Garut Luncurkan Tim Patroli Polwan “Intan” untuk Wujudkan Keamanan dan Kenyamanan Masyarakat
“Dukungan perbankan di bidang pertanian akan memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Indikator kemajuan Garut salah satunya terlihat dari kemajuan sektor pertaniannya, karena kontribusinya sangat besar,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati menyebutkan bahwa sebagian besar sektor usaha di Kabupaten Garut masih didominasi oleh pertanian dengan berbagai komoditas unggulan seperti padi, kentang, cabai, serta aneka sayuran.
Selain akses pembiayaan, ia juga menekankan pentingnya memperkuat hilirisasi produk pertanian agar memberikan nilai tambah dan stabilitas harga bagi petani.
“Bukan hanya soal tata niaga, tetapi juga bagaimana produk seperti cabai dan komoditas lainnya dapat diolah lebih lanjut. Dengan begitu, petani bisa memperoleh keuntungan yang lebih baik dan harga pasar menjadi lebih stabil,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara