Rabu, 01 OKTOBER 2025 • 15:02 WIB

Kasus Keracunan MBG di Garut, Tiga Pasien Termasuk Balita Dilarikan ke RSUD

Author

Kasus Keracunan MBG di Garut, Tiga Pasien Termasuk Balita Dilarikan ke RSUD (Antara Foto)

JAWA BARAT - Bupati Garut, Jawa Barat, Abdusy Syakur Amin, mengonfirmasi bahwa tiga dari total 131 warga yang mengalami keracunan makanan di Kecamatan Kadungora dirujuk ke RSUD dr Slamet Garut untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Tiga orang perlu penanganan intensif, sehingga dibawa ke rumah sakit,” ujar Bupati Abdusy Syakur di Garut, Rabu.

Ia menjelaskan, mayoritas korban saat ini ditangani di Puskesmas Kadungora dan Puskesmas Leles. Namun, tiga pasien termasuk seorang balita membutuhkan penanganan lanjutan di rumah sakit.

Baca juga: MBG Dinilai Masih Dibutuhkan untuk Pemenuhan Gizi Anak Berkebutuhan Khusus

“Balita juga termasuk yang harus dirujuk,” tambahnya.

Menurut Bupati, pemerintah daerah telah mengambil langkah cepat dengan menyiagakan tenaga kesehatan serta memastikan ketersediaan peralatan medis, oksigen, dan obat-obatan bagi pasien.

“Semua dalam kondisi terkendali. Beberapa sudah mulai membaik, wajahnya tampak segar kembali. Mudah-mudahan mereka segera pulih dan bisa kembali ke rumah,” kata Abdusy.

Selain fokus pada perawatan pasien, pemerintah daerah juga melakukan penelusuran untuk memastikan kondisi warga lain yang sempat mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Jika ada yang menunjukkan gejala sakit, petugas medis segera melakukan pemeriksaan di puskesmas terdekat.

Ia menegaskan, kasus keracunan ini telah ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB), sehingga seluruh biaya pengobatan korban ditanggung pemerintah.

Baca juga: BGN Nonaktifkan 56 SPPG Imbas Kasus Keracunan Program MBG

Peristiwa dugaan keracunan akibat konsumsi MBG ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, kasus serupa menimpa ratusan siswa MA Maarif Cilageni, SMA Siti Aisyah, SMP Siti Aisyah, dan SDN 2 Mandalasari pada 16 September 2025, dengan total korban mencapai 657 orang.

Adapun kejadian terbaru menimpa siswa SD, SMP PGRI Kadungora, SMP Negeri 1 Kadungora, seorang balita, serta seorang guru.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU