Selasa, 23 SEPTEMBER 2025 • 15:46 WIB

Pemkot Bandung Tindaklanjuti Keluhan Warga Turangga Soal Drainase dan Banjir

Author

Pemkot Bandung Tindaklanjuti Keluhan Warga Turangga Soal Drainase dan Banjir (Pemkot Bandung)

JAWA BARAT - Pemerintah Kota Bandung segera mengambil langkah nyata menanggapi keluhan warga RW 05 Kelurahan Turangga, Kecamatan Lengkong, mengenai banjir yang dipicu tidak berfungsinya saluran drainase.

“Besok pengerjaan akan dimulai menggunakan alat berat untuk mengeruk saluran air. Harapannya, masalah genangan di kawasan ini bisa segera teratasi,” ujar Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, saat meninjau lokasi pada Senin, 22 September 2025.

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari aduan warga terkait pemanfaatan lahan fasilitas umum serta buruknya kondisi drainase yang kerap menimbulkan banjir. Peninjauan dilakukan di beberapa titik, di antaranya Jalan Kayu Agung I, Jalan Wartawan II No.28, Jalan Wartawan II No.23, serta area belakang GOR PWI Turangga.

Dari hasil pengecekan, ditemukan air yang tidak mengalir lancar sehingga meluber ke permukiman. Menyikapi hal itu, Erwin menegaskan Pemkot Bandung telah menyiapkan strategi penanganan banjir, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Baca juga: 151 RW Jadi Sasaran Awal Siskamling Siaga Bencana di Kota Bandung

“Mesin pompa air sudah dipasang di sejumlah titik, sementara pembangunan kolam retensi terus dikerjakan. Target kami ada 30 kolam retensi, saat ini baru 15 selesai, dan tahun 2026 akan ditambah 15 lagi dengan anggaran sekitar Rp12 miliar,” jelasnya.

Selain itu, Erwin meminta camat dan lurah melakukan pendataan sungai yang berpotensi longsor saat musim hujan. “Langkah mitigasi perlu dilakukan sejak dini agar risiko bisa ditekan,” tambahnya.

Pemkot Bandung Tindaklanjuti Keluhan Warga Turangga Soal Drainase dan Banjir (Pemkot Bandung)

Ia juga menegaskan, Pemkot Bandung terbuka terhadap setiap laporan warga. Ia mencontohkan laporan pedagang di Paguyuban Ciroyom mengenai listrik padam dua hari, yang segera ditangani setelah dirinya turun langsung.

“Silakan sampaikan laporan melalui WhatsApp, Instagram, atau datang langsung ke Balai Kota maupun rumah dinas. Semua laporan akan kami tindaklanjuti dengan cepat,” tegasnya.

Erwin menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan. Menurutnya, pola kerja pemerintah perlu bergeser dari sekadar sektoral menuju kolaboratif yang melibatkan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan.

“Tidak bisa hanya satu dinas bergerak sendiri. Dengan gotong royong dan kerja bersama, permasalahan bisa diselesaikan lebih cepat,” katanya.

Baca juga: Pemkot Bandung Luncurkan Program PADI, Wajib untuk Seluruh ASN

Selain perbaikan drainase, Pemkot Bandung juga berencana mengoptimalkan lahan fasilitas umum dan sosial di RW 05 Turangga. Rencananya, kawasan tersebut akan disiapkan untuk taman ramah disabilitas, ramah lansia, serta dapat digunakan masyarakat luas.

“Insyaallah akan mulai dirancang terlebih dahulu. Jika memungkinkan, kami anggarkan pada tahun 2026. Saat ini masih dibahas bersama Bappeda dan dinas terkait,” pungkas Erwin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Bandung

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU