Bandung Gelar Bandung Great Sale 2025, Diskon Hingga 80 Persen Meriahkan HUT RI dan Hari Jadi Kota
JAWA BARAT - Pemerintah Kota Bandung kembali menghadirkan Bandung Great Sale (BGS) 2025. Agenda tahunan ini digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia sekaligus Hari Jadi ke-215 Kota Bandung.
BGS 2025 berlangsung selama 11 hari, mulai 28 Agustus hingga 7 September, melibatkan 21 pusat perbelanjaan dengan 549 tenant. Selama periode tersebut, pengunjung bisa menikmati potongan harga hingga 80 persen. Tak hanya itu, ada pula program Crazy Sale yang menawarkan diskon tambahan pada jam tertentu selama 20 menit 15 detik.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, menyebut penyelenggaraan tahun ini akan lebih variatif dibanding tahun sebelumnya.
Baca juga: Pemkot Bandung Luncurkan Logo Baru Buruan Sae Utama, Perkuat Semangat Kemandirian Pangan
Partisipasi tidak hanya datang dari pusat perbelanjaan, melainkan juga 72 toko swalayan dan ritel modern, 85 pelaku UKM/IKM dalam , 43 distro di kawasan Trunojoyo–Sultan Agung–Bahureksa, 30 hotel berbintang dan 9 hotel non-bintang, serta 29 restoran dan kafe. Sejumlah sektor lain turut terlibat, antara lain 13 tenant elektronik, 16 toko furnitur, 11 klinik kecantikan dan salon, 4 pusat kebugaran, hingga 3 destinasi wisata.
Untuk mempermudah mobilitas, panitia menyediakan fasilitas transportasi pendukung, mulai dari layanan Bus Bandros gratis pada 1–7 September hingga potongan harga 20 persen tiket kereta api dari PT KAI Daop 2 Bandung. Penyelenggara juga masih menjajaki kerja sama dengan sejumlah operator transportasi lainnya.
Rangkaian kegiatan akan dibuka pada 28 Agustus di Festival Citylink Mall. Acara pembukaan dimeriahkan arak-arakan Bandros dari Pendopo Kota Bandung dengan partisipasi komunitas otomotif VW dan Vespa, serta hiburan musik, DJ, dan atraksi seni. Tema pembukaan kali ini mengusung nuansa retro 90-an.
Sementara itu, penutupan akan dilaksanakan di Summarecon Mall Bandung pada 6 September. Malam penutup dirancang lebih semarak dengan pertunjukan musik, pesta kembang api, serta konsep Lighting Festival.
Sebagai perbandingan, pada gelaran 2024 lalu BGS berhasil mencatat potensi transaksi mencapai Rp70 miliar hanya dalam tiga hari. Dengan durasi yang lebih panjang dan jumlah peserta yang lebih besar, Pemkot Bandung optimistis dampak ekonomi yang dihasilkan pada 2025 akan lebih signifikan.
“Bandung Great Sale bukan sekadar pesta belanja, melainkan sarana untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Keterlibatan berbagai sektor, mulai dari perdagangan, pariwisata, transportasi hingga kesehatan, diharapkan membawa manfaat bagi pelaku usaha dan masyarakat,” ujar Ronny di Balai Kota Bandung, Selasa (26/8).
Selain menyasar warga Bandung, kegiatan ini juga ditujukan untuk menarik kunjungan wisatawan dari luar kota. Dengan mengusung tagline “Discover Bandung, Enjoy the Sale”, BGS 2025 mempertegas identitas Bandung sebagai destinasi belanja kreatif dengan pengalaman berbeda.
Baca juga: Pemkot Bandung Dorong Kawasan Asia Afrika Masuk Program Memory of the World UNESCO
Maskot resmi tahun ini adalah Badak Putih bernama “Om Robel” (rombongan belanja), yang akan hadir dalam bentuk suvenir maupun materi publikasi.
“Belanja boleh, jalan-jalan juga boleh. Yang terpenting, masyarakat bisa menikmati suasana berbelanja yang menyenangkan sekaligus ikut mendukung perekonomian Kota Bandung,” tambah Ronny.
Adapun rangkaian perayaan lain yang menyertai BGS 2025 meliputi Indonesia Shopping Festival (1–24 Agustus) yang diinisiasi Asosiasi Pusat Belanja Indonesia (APBI), serta Pasar Kreatif Bandung (8 Agustus–5 Oktober) yang menampilkan produk UMKM di delapan pusat perbelanjaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Bandung