JAWA BARAT - Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Non-ASN untuk menempatkan keluarga sebagai pilar utama dalam meraih keberkahan hidup, ladang pahala, sekaligus jalan menuju surga. Pesan tersebut ia sampaikan dalam tausiah kegiatan Kerohanian Islam bagi ASN dan Non-ASN di Masjid Agung Al Ukhuwah, Rabu (13/8/2025).
Menurut Erwin, keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah menjadi bekal penting untuk membentuk pribadi yang kuat, sabar, dan ikhlas. Ia menekankan, kehidupan rumah tangga hendaknya meneladani ajaran Rasulullah SAW, sehingga setiap anggota keluarga lebih mudah menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya.
“Rasulullah SAW memberikan teladan dalam membangun rumah tangga. Pernikahan adalah amanah besar yang kelak dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah. Suami dan istri harus saling menguatkan untuk meraih rida-Nya,” kata Erwin.
Ia menjelaskan, keharmonisan keluarga berawal dari peran masing-masing pasangan. Istri yang salehah, menurutnya, adalah yang menyenangkan hati suami, menaati perintah yang tidak bertentangan dengan syariat, menjaga kehormatan dan harta, serta melayani dengan penuh keikhlasan.
Bagi suami, lanjut Erwin, tanggung jawab terbesar adalah membimbing keluarga menuju surga. “Suami wajib mengajak istri dan anak-anak beribadah, menjaga akhlak, dan menegakkan amar makruf nahi mungkar. Ini amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pesan Rasulullah bahwa mayoritas penghuni neraka adalah perempuan, bukan karena meninggalkan ibadah wajib, melainkan karena kurang bersyukur kepada suami dan mudah melupakan kebaikannya. Hal ini, kata Erwin, menjadi pengingat penting bagi para istri agar selalu menghargai pasangan.
Tak hanya untuk istri, ia juga berpesan kepada para suami agar memperlakukan pasangan dengan kelembutan, memberikan nafkah yang halal, dan menjadi teladan akhlak bagi anak-anak. “Rumah tangga yang dipimpin dengan kasih sayang akan melahirkan generasi yang tangguh dan berakhlak mulia,” tambahnya.
Baca juga: ASN Harus Melek Teknologi, Pesan Bupati Cianjur di Apel Pagi
Erwin menegaskan, orang tua memegang peranan sentral dalam pendidikan anak. Ibu adalah madrasah pertama yang membentuk karakter, sedangkan ayah menjadi teladan dalam keseharian. “Doa orang tua, khususnya ibu, adalah senjata yang sangat ampuh bagi keberhasilan anak,” katanya.
Mengakhiri tausiah, Erwin mengajak seluruh ASN dan Non-ASN untuk bersyukur atas pasangan yang dimiliki, bersabar menghadapi kekurangan, serta menjaga keharmonisan rumah tangga. “Pernikahan adalah perjanjian yang kuat di sisi Allah. Mari kita jadikan keluarga sebagai jalan menuju rida-Nya,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Bandung