JAWA BARAT - Dalam upaya menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak usia dini, Puskesmas Kemang, Kabupaten Bogor, meluncurkan program edukatif bertajuk Dongeng Peri Gigi. Program ini merupakan salah satu langkah strategis yang memadukan pendekatan kesehatan dengan metode pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak.
Melalui pertunjukan boneka yang dikemas dalam format dongeng, Dongeng Peri Gigi menyampaikan pesan-pesan penting seputar kebersihan dan perawatan gigi kepada anak-anak di jenjang PAUD, TK, dan sekolah dasar. Tokoh Peri Gigi tampil sebagai karakter sentral yang mengajak anak-anak membangun kebiasaan menyikat gigi dua kali sehari, membatasi konsumsi makanan manis, serta rutin melakukan pemeriksaan gigi.
Kepala Puskesmas Kemang, Farida Sulistyowati, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pendekatan promotif dan preventif yang menjadi dasar pelayanan kesehatan primer.
Baca juga: Jaga Kesehatan Pelajar, Bupati Garut Kuatkan Koordinasi Antar Dinas Awasi Makanan Siswa Di Sekolah
“Melalui media dongeng dan boneka, anak-anak tidak hanya terhibur, tapi juga dapat lebih mudah menyerap informasi tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini,” ujar Farida.
Respons positif datang dari berbagai kalangan. Guru, orang tua, hingga peserta didik menyambut baik metode penyampaian yang dinilai lebih efektif dibandingkan pendekatan konvensional seperti ceramah. Pendekatan dongeng dinilai mampu menarik perhatian anak-anak serta membangun pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi.
Baca juga: Wakil Bupati Garut: Stop Perundungan, Jaga Kesehatan Sejak Dini
Ke depan, Puskesmas Kemang berencana menjadikan program ini sebagai agenda rutin di berbagai sekolah dan lembaga pendidikan anak usia dini di wilayah kerjanya. Inovasi juga akan terus dikembangkan, antara lain dengan menambah karakter baru serta menyesuaikan alur cerita dengan berbagai isu kesehatan anak lainnya.
Farida menambahkan, melalui Dongeng Peri Gigi, pihaknya berharap dapat berkontribusi dalam menurunkan prevalensi karies gigi pada anak-anak, serta membentuk generasi muda yang lebih sadar dan peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut sejak dini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Bogor