Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 16 MEI 2026 • 22:58 WIB

Satpol PP Bandung Fokus Tata PKL dan Trotoar di Sejumlah Titik Kota

Satpol PP Bandung Fokus Tata PKL dan Trotoar di Sejumlah Titik KotaSatpol PP Bandung Fokus Tata PKL dan Trotoar di Sejumlah Titik Kota

JAWA BARAT - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, Bambang Sukardi, menyampaikan bahwa penataan pedagang kaki lima (PKL) di Kota Bandung akan terus diperluas secara bertahap ke sejumlah kawasan strategis. Pernyataan tersebut disampaikan Bambang usai menghadiri Rapat Pimpinan di Balai Kota Bandung, Jumat (15/5/2026).

Sebelumnya, Satpol PP telah melakukan penertiban bangunan liar dan lapak PKL di kawasan Jalan Gatot Subroto. Langkah itu dilakukan untuk mengembalikan fungsi trotoar sebagai ruang publik sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat. “Pada prinsipnya kami akan terus melakukan penertiban dan penataan kota, tidak hanya di kawasan Gatot Subroto,” ujar Bambang.

Ia menjelaskan, beberapa wilayah yang menjadi fokus penataan berikutnya antara lain kawasan Cicadas Market, Jalan Banten, Panjunan, Astana Anyar, Pajagalan, area Monumen Perjuangan (Monju), sekitar Gedung Sate, hingga kawasan kampus Unpad Dipati Ukur.

Menurutnya, kawasan Cicadas Market menjadi salah satu prioritas karena Jalan Ahmad Yani nantinya akan dilintasi jalur Bus Rapid Transit (BRT). “Saat ini kami masih melakukan pendekatan kepada para koordinator. Jalan Ahmad Yani yang menjadi lokasi Cicadas Market nantinya juga akan menjadi jalur BRT sehingga penataan pasti dilakukan,” katanya.

Satpol PP Bandung Fokus Tata PKL dan Trotoar di Sejumlah Titik KotaSatpol PP Bandung Fokus Tata PKL dan Trotoar di Sejumlah Titik Kota

Bambang menuturkan, pendekatan persuasif dan sosialisasi terus dilakukan kepada para pedagang maupun koordinator sebelum proses penertiban diterapkan.

Dalam pelaksanaannya, Satpol PP Kota Bandung juga melibatkan sejumlah pihak, mulai dari unsur kewilayahan, Satgas PKL, hingga Dinas Koperasi dan UKM.

“Kami terus melakukan edukasi dan pendekatan bersama KUKM serta Satgas PKL agar penataan kota ini benar-benar menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain keberadaan PKL, Satpol PP juga menyoroti persoalan parkir liar serta bangunan yang berdiri di atas trotoar dan saluran air. Bambang menegaskan trotoar harus kembali difungsikan sebagaimana mestinya untuk pejalan kaki.

Di sisi lain, ia memberikan apresiasi kepada para PKL di kawasan Jalan Ibu Inggit Garnasih yang dinilai kooperatif dalam mendukung penataan kawasan heritage tersebut.

Baca juga: Persib, Kirab Budaya, dan Kejurnas Lari Ramaikan Bandung Akhir Pekan Ini

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para PKL yang telah bekerja sama mengosongkan kawasan Jalan Ibu Inggit karena area tersebut memiliki nilai sejarah dan akan ditata oleh pemerintah kota,” katanya.

Bambang berharap penataan kawasan di Kota Bandung dapat berjalan dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, mulai dari RT, RW, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar agar hasilnya dapat dirasakan bersama.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Bandung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Satpol PP Bandung Fokus Tata PKL dan Trotoar di Sejumlah Titik Kota

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!