Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 14 MEI 2026 • 19:00 WIB

Gerakan Pangan Murah Digencarkan di Kuningan Jelang Idul Adha 2026

Harga Pangan
 Gerakan Pangan Murah Digencarkan di Kuningan Jelang Idul Adha 2026Gerakan Pangan Murah Digencarkan di Kuningan Jelang Idul Adha 2026 (Antara Foto)

JAWA BARAT - Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, meningkatkan pelaksanaan program Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di enam kecamatan selama periode 18 hingga 23 Mei 2026.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan, Wahyu Hidayah, mengatakan program ini digelar untuk menjaga kestabilan harga bahan pangan sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan.

“Menjelang Idul Adha biasanya permintaan bahan pangan meningkat. Pemerintah hadir untuk memastikan pasokan tetap aman dan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Wahyu di Kuningan, Rabu.

Ia menjelaskan, Gerakan Pangan Murah menjadi bagian dari langkah pengendalian inflasi daerah serta upaya memperluas akses masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga yang lebih stabil.

Baca juga: Kopi Arabika Kuningan Tampil di World of Coffee Bangkok 2026

Pelaksanaan kegiatan dimulai setiap pukul 09.00 WIB hingga selesai dan menyasar enam wilayah kecamatan di Kabupaten Kuningan. Jadwal kegiatan diawali pada 18 Mei 2026 di Desa Jalatrang, Kecamatan Cilebak, dilanjutkan 19 Mei di Desa Bangunjaya, Kecamatan Subang.

Selanjutnya, kegiatan digelar pada 20 Mei di Desa Pancalang, Kecamatan Pancalang, kemudian 21 Mei di Desa Ciangir, Kecamatan Cibingbin.

Sementara itu, agenda berikutnya dilaksanakan pada 22 Mei di Desa Citapen, Kecamatan Hantara dan ditutup pada 23 Mei di Desa Linggasana, Kecamatan Cilimus.

Berbagai komoditas pangan strategis disediakan dalam program tersebut, mulai dari beras, daging sapi, daging ayam beserta produk olahannya, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, cabai, hingga sayuran segar.

Menurut Wahyu, seluruh komoditas dijual di bawah harga pasar melalui dukungan subsidi pemerintah daerah guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan biaya lebih ringan.

Baca juga: Dedi Mulyadi: Kirab Mahkota Binokasih Bukan Sekadar Seremoni Budaya

Ia menilai GPM merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mendukung stabilitas sosial menjelang Idul Adha.

Selain itu, program tersebut turut melibatkan petani dan pelaku usaha lokal agar rantai distribusi pangan menjadi lebih singkat dan efisien. Dengan pola tersebut, hasil produksi petani dapat terserap lebih optimal, sementara masyarakat memperoleh harga yang lebih kompetitif.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Gerakan Pangan Murah Digencarkan di Kuningan Jelang Idul Adha 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!