Selasa, 07 APRIL 2026 • 20:55 WIB

Garut Jadi Lokasi KKL Seskoad, Bupati Paparkan Potensi Bencana Daerah

Author

Garut Jadi Lokasi KKL Seskoad, Bupati Paparkan Potensi Bencana Daerah

JAWA BARAT - Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima kunjungan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Wilayah Pertahanan dari Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LXVII Seskoad Tahun Anggaran 2026. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (6/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri Koordinator Lapangan Kolonel Inf. Choirul Ikmal, Perwira Penuntun Kolonel Kav. Jacob James Patty, Dandim 0611/Garut Letkol Inf. Andik Fachrizal, serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati memaparkan kondisi umum Kabupaten Garut yang kini berusia 213 tahun, dengan luas wilayah sekitar 3.100 kilometer persegi dan jumlah penduduk mencapai 2,8 juta jiwa. Ia menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Garut sebagai lokasi KKL, mengingat karakteristik wilayahnya yang memiliki tantangan geografis cukup kompleks.

Menurutnya, Garut termasuk daerah dengan potensi bencana tinggi di Jawa Barat, dengan estimasi wilayah rawan banjir mencapai 90 ribu hektare dan rawan longsor sekitar 76 ribu hektare. Selain itu, keberadaan 111 aliran sungai serta tingginya curah hujan menjadikan ancaman bencana hidrometeorologi sebagai perhatian utama pemerintah daerah.

Baca juga: TP PKK Garut Sosialisasikan Juknis Gelari Pelangi untuk Tingkatkan Kualitas Keluarga

Bupati juga mengungkapkan bahwa rata-rata terjadi sekitar 567 kejadian bencana setiap tahun di wilayah tersebut. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, pemerintah daerah telah menyiagakan alat berat di sejumlah titik rawan serta menginstruksikan BPBD dan dinas terkait untuk tetap siaga.

Garut Jadi Lokasi KKL Seskoad, Bupati Paparkan Potensi Bencana Daerah

Ia menekankan bahwa penanganan bencana tidak dapat dilakukan secara mandiri oleh pemerintah daerah, melainkan membutuhkan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Tim SAR, TNI, Polri, serta masyarakat, terutama dalam distribusi bantuan dan layanan kesehatan.

Bupati berharap koordinasi yang baik dalam penanganan darurat dapat mempercepat respons serta mencegah kondisi berkembang menjadi situasi darurat yang lebih luas. Ia juga menyampaikan harapan agar kegiatan KKL ini dapat memberikan masukan dan gagasan bagi pemerintah daerah dalam upaya penanggulangan bencana.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Kolonel Inf. Choirul Ikmal menjelaskan bahwa sebanyak 23 Perwira Siswa akan melaksanakan KKL di Kabupaten Garut selama empat hari, mulai 6 hingga 9 April 2026. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Sinergitas Komponen Bangsa dalam Penanggulangan Bencana Guna Memperkuat Ketahanan Nasional”.

Baca juga: Bupati Garut Resmikan Aula LPTQ dan Buka Pembinaan Kafilah MTQ

Ia menambahkan, para peserta sebelumnya telah melakukan identifikasi awal terhadap berbagai permasalahan sebelum turun ke lapangan. Selama pelaksanaan KKL, mereka akan melakukan pendalaman melalui wawancara dengan unsur Muspida serta sejumlah perangkat daerah, seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, dan BNPB, yang hasilnya akan dipaparkan dalam bentuk seminar.

Di akhir kegiatan, pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Garut dapat memberikan dukungan agar pelaksanaan KKL berjalan lancar dan optimal.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Garut

Author

Yudo Utomo

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU